Maybrat, WabumPapua.com – Pemerintah Kabupaten Maybrat bersama aparat TNI-Polri bergerak cepat menyalurkan bantuan bahan makanan (bama) kepada masyarakat di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Selasa (24/3/2026).

Penyaluran bantuan ini dilakukan pasca insiden penyerangan yang menyebabkan dua prajurit TNI gugur, sehingga pemerintah daerah mengambil langkah cepat guna memastikan kondisi masyarakat tetap aman dan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

Bupati Maybrat, Karel Murafer, didampingi Sekretaris Daerah, Kapolres Maybrat Kompol Ruben Obed Kbarek, Dandim 1809/Maybrat, serta Wadanyon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua Barat Daya, turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan.
Rombongan bertolak dari Kantor Bupati Maybrat menuju Kampung Sori dengan pengawalan ketat personel TNI-Polri.

Dalam keterangannya, Bupati Karel Murafer menegaskan bahwa kehadiran pemerintah bersama aparat keamanan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat kedekatan dengan warga.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat tetap tenang dan merasa aman. Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Jika daerah aman, maka pembangunan juga akan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar mendukung pemerintah daerah serta aparat TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Bupati menambahkan, pihaknya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah menggelar rapat koordinasi guna memperkuat langkah-langkah penanganan pasca kejadian.
“Kami berharap masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa, yang terpenting situasi tetap kondusif,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah menyerahkan bantuan berupa beras dan air minum kepada warga Kampung Sori.

Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Maybrat bersama Kapolres dan Dandim, serta turut disaksikan oleh Wadan Yonmar 9 dan Ketua Klasis GKI Aifat.
“Bantuan ini kami berikan agar masyarakat tidak perlu keluar dari kampung untuk memenuhi kebutuhan pokok. Kehadiran aparat keamanan juga untuk melindungi kita semua,” jelas Karel.

Sementara itu, Kapolres Maybrat Kompol Ruben Obed Kbarek mengatakan bahwa pihaknya bersama TNI dan unsur terkait terus berupaya memberikan rasa aman kepada masyarakat pasca insiden tersebut.
“Kami bersama pemerintah daerah, kepala distrik, dan tokoh gereja terus berkoordinasi agar situasi tetap kondusif. Kami juga menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi keamanan bersama,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk saling membantu dan menjaga kebersamaan demi terciptanya kedamaian di wilayah Maybrat.
“Kami semua meninggalkan keluarga untuk menjalankan tugas ini. Mari kita saling mendukung dan menjaga keamanan bersama,” tutupnya(Ones).