Sorong Selatan, wabumpapua.com— Kepala Distrik Kais, Yulius Keba, SE., M.Tr.Ap., membuka secara resmi kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan Puskesmas Distrik Kais yang digelar pada Selasa, 14 Oktober 2025, di Ruang Pertemuan Puskesmas Distrik Kais, Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Puskesmas Distrik Kais Louis Loudrik Regoi, AMK, lima kepala kampung, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, perwakilan Polsek Kais, kepala sekolah SD, SMP, dan SMA, serta petugas kesehatan dan masyarakat setempat.
Dalam arahannya, Yulius Keba menekankan pentingnya komitmen dan kebersamaan semua pihak dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat di wilayah Distrik Kais.
“Melalui lokakarya mini lintas sektor ini, kita harapkan adanya kesatuan komitmen dari seluruh unsur mulai dari kepala kampung, tokoh masyarakat, hingga instansi terkait untuk mencapai tujuan bersama di bidang kesehatan,” ujar Yulius Keba, selasa(14/10/2025).
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan lokakarya ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar-sektor, agar program-program kesehatan dapat berjalan secara terintegrasi dan berkesinambungan di lapangan.
Lebih lanjut, Yulius menegaskan bahwa Puskesmas Distrik Kais harus mampu mengidentifikasi berbagai permasalahan kesehatan yang dihadapi masyarakat, seperti stunting, sanitasi lingkungan, dan penyakit menular, serta mencari solusi nyata yang dapat diterapkan di lapangan.
“Dari hasil identifikasi masalah kesehatan yang ada, diharapkan muncul solusi yang konkret dan bisa diterapkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Distrik Kais,” tegasnya.
Selain itu, Kepala Distrik Kais juga mengingatkan pentingnya dukungan maksimal dari semua pihak terhadap program-program yang dijalankan oleh Puskesmas, baik dari sisi administrasi, kebijakan, maupun pelayanan langsung kepada masyarakat.
Ia juga berharap melalui kegiatan ini, masyarakat didorong untuk berperan aktif dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan.
“Kedepannya, Puskesmas harus mampu melibatkan para kader, tokoh masyarakat, dan pemuda yang hadir dalam kegiatan ini agar dapat diberdayakan dan berpartisipasi aktif dalam setiap program kesehatan,” imbuhnya.
Yulius Keba menilai bahwa lokakarya lintas sektor ini merupakan instrumen penting untuk mengkomunikasikan program-program kesehatan kepada masyarakat, sekaligus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap capaian program di tingkat kampung.
“Kegiatan ini menjadi sarana untuk memantau sejauh mana cakupan pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas sudah mencapai target, serta menjadi wadah untuk memperkuat kemitraan lintas sektor,” jelasnya.
Menutup arahannya, Yulius menegaskan bahwa lokakarya mini lintas sektor bukan sekadar pertemuan formal, tetapi merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dan memastikan bahwa pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat di lima kampung wilayah Distrik Kais.
“Kesehatan adalah fondasi pembangunan. Karena itu, kolaborasi antara Puskesmas, pemerintah distrik, dan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat agar masyarakat Distrik Kais menjadi sehat, mandiri, dan produktif,” tutupnya;(Roy Iek).




komentar terbaru