Maybrat, wabumpapua.com – Bupati Kabupaten Maybrat, Karel Murafer, SH., MA, menegaskan pentingnya disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) serta sinergi dan solid antara Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri dalam mengawali pelaksanaan tugas pemerintahan Tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan Bupati Karel Murafer saat memimpin apel gabungan perdana awal tahun 2026, Senin (5/1/2026), yang dihadiri ASN, pejabat struktural, unsur TNI–Polri, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maybrat.
Mengawali amanatnya, Bupati menegaskan bahwa seluruh aktivitas pemerintahan, keamanan, dan pembangunan yang berjalan baik sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026 tidak terlepas dari penyertaan Tuhan.
“Kita patut bersyukur kepada Tuhan karena Dia senantiasa menjaga, melindungi, dan memelihara kita, baik Pemerintah Daerah maupun TNI–Polri, sehingga kita dapat melewati Tahun 2025 dengan baik dan aman,” ujar Bupati.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada Kapolres dan Dandim beserta seluruh jajaran atas kerja sama yang baik dengan Pemerintah Daerah, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Maybrat tetap aman dan kondusif.
“Sejak 1 Januari 2025 hingga hari ini, kondisi keamanan di Kabupaten Maybrat aman dan terkendali. Ini semua berkat sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri,” katanya.
Bupati Karel Murafer secara tegas mengingatkan seluruh ASN agar meningkatkan disiplin, kehadiran, dan tanggung jawab dalam bekerja serta tidak menjadikan Kabupaten Maybrat hanya sebagai daerah transit.
“Pegawai harus hadir, duduk, dan bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi. Jangan jadikan Maybrat sebagai tempat singgah. Jika sudah diberikan jabatan, bekerja dan melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa keberhasilan pelayanan publik akan dinilai langsung oleh masyarakat, termasuk lembaga sosial dan kelompok masyarakat sipil.
“Masyarakat akan puas jika pegawai melayani, bukan hanya duduk diam,” tambahnya.
Kepada para kepala distrik, Bupati meminta agar kantor distrik dirawat dan difungsikan secara maksimal. Ia menyoroti masih adanya kantor yang terlihat kotor dan tidak terurus.
Sebagai bentuk evaluasi kinerja, Pemerintah Daerah akan menerapkan absensi manual mulai dari tingkat distrik hingga OPD, yang akan dikoordinasikan oleh Inspektorat Daerah.
“Kita harus tahu siapa yang benar-benar bekerja. Absensi manual menjadi dasar evaluasi ke depan,” jelasnya.
Bupati juga menyampaikan bahwa selama hampir 11 bulan masa kepemimpinannya, Pemerintah Kabupaten Maybrat telah melaksanakan berbagai program pembangunan, antara lain pembangunan jalan, jembatan, air bersih, perumahan, pendidikan, dan kesehatan.
Ia memastikan bahwa pembayaran kegiatan pembangunan yang telah selesai 100 persen telah dituntaskan dan ditransfer langsung ke rekening masing-masing pihak, termasuk dana kampung.
“Semua pekerjaan yang sudah selesai kita bayarkan sesuai progres. Ini bentuk komitmen pemerintah dalam tata kelola keuangan yang transparan,” ungkapnya.
Dalam waktu dekat, sejumlah proyek pembangunan akan segera diresmikan, termasuk kantor dinas pekerjaan umum dan beberapa ruas jalan, sementara pekerjaan jembatan yang masih berjalan akan diselesaikan sesuai tahapan konstruksi.
Bupati mengajak seluruh ASN untuk menghadiri Ibadah Natal Pemda dan Syukuran Tahun Baru 2026 bersama TNI–Polri yang akan dilaksanakan pada Selasa, 6 Januari 2026.
Ia juga mengingatkan tentang meningkatnya angka kematian masyarakat di akhir tahun akibat sakit dan pengaruh minuman keras, sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga diri dan kehidupan.
“Mari kita berdoa bersama, memohon perlindungan Tuhan, dan membangun kesadaran untuk hidup lebih bertanggung jawab demi masa depan Kabupaten Maybrat,” pungkas Bupati Karel Murafer.




komentar terbaru