Sorong Selatan, Wabupapua.com — Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) melaksanakan pertemuan koordinasi teknis bersama Tim Fasilitator dan Tenaga Teknis BP2KP Papua II dalam rangka menindaklanjuti program nasional pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Pertemuan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya, pada Kamis, 9 April 2026.

Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sorong Selatan, Wempy Way, S.IP., M.Tr.AP, bersama staf dari Kementerian melalui Balai Perumahan Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya, serta para pendamping Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kabupaten Sorong Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, Wempy Way menerima kunjungan Tim Fasilitator dan Tenaga Teknis BP2KP Papua II yang melaporkan tahapan kinerja pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sorong Selatan.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melakukan verifikasi teknis terhadap 100 unit calon penerima bantuan BSPS peningkatan rumah swadaya tahap III di Provinsi Papua Barat Daya, khususnya yang tersebar di wilayah Kabupaten Sorong Selatan.

Menurut Wempy Way, program BSPS merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Program ini juga diharapkan dapat menjawab misi Bupati dan Wakil Bupati Sorong Selatan dalam meningkatkan infrastruktur perumahan serta kesejahteraan masyarakat di daerah yang kita cintai bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa program pembangunan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah tidak dapat ditangani oleh pemerintah semata. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat dari berbagai pihak agar program dapat berjalan dengan baik.

Wempy Way juga menekankan pentingnya keakuratan data penerima bantuan, sehingga pelaksanaan program dapat berjalan cepat, tepat sasaran, serta menghasilkan hunian yang benar-benar layak bagi masyarakat.

Selain itu, ia berharap adanya dukungan berbagai pihak untuk mengatasi backlog atau kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan rumah, melalui berbagai program pembangunan perumahan seperti rumah layak huni, perumahan pedesaan, maupun program inovatif lainnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program BSPS sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat penerima bantuan, sehingga proses pembangunan dapat berjalan lancar sesuai dengan harapan bersama.

Lebih lanjut, Wempy Way menyampaikan bahwa pendanaan program perumahan tidak hanya dapat bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sorong Selatan, tetapi perlu didukung oleh berbagai sumber pembiayaan lainnya melalui kolaborasi lintas sektor.
“Tujuan akhirnya adalah memastikan seluruh program perumahan dapat berjalan secara integral, efektif, dan berkelanjutan, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya(Roy Iek).