Maybrat, WabupPapua.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Maybrat menggelar rapat koordinasi perdana tahun 2026 guna membahas konsolidasi organisasi dan persiapan pelaksanaan Musyawarah Distrik (Musdis) KNPI di 24 distrik se-Kabupaten Maybrat.
Rapat yang berlangsung di Kantor DPD KNPI Kabupaten Maybrat, Faitmayaf, Selasa (2/6/2026), dihadiri oleh Ketua DPD KNPI Kabupaten Maybrat Steven M.L. Murafer, Sekretaris DPD KNPI Nehemia Isir, pengurus DPD KNPI, Majelis Pemuda Indonesia (MPI), serta para caretaker KNPI tingkat distrik.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Maybrat, Steven M.L. Murafer, mengatakan rapat tersebut merupakan langkah awal untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat distrik.
Menurutnya, Musyawarah Distrik menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat struktur organisasi, mengevaluasi program kerja, serta memastikan KNPI tetap hadir sebagai wadah pemuda yang aktif mendukung pembangunan daerah.
“Musyawarah Distrik sangat penting untuk kita laksanakan sebagai bagian dari penguatan organisasi. Melalui forum ini kita dapat mengevaluasi perjalanan organisasi, menyusun program kerja, dan memastikan KNPI tetap menjadi wadah pemuda yang aktif dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Steven.
Ia menjelaskan, meskipun organisasi menghadapi berbagai tantangan, KNPI Maybrat terus berupaya menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya sebagai organisasi kepemudaan. Dukungan dari Pemerintah Kabupaten Maybrat dan berbagai pihak dinilai sangat penting dalam mendukung keberlangsungan program-program organisasi.

Sementara itu, Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Maybrat, Nehemia Isir, menyampaikan bahwa salah satu agenda utama rapat adalah membahas persiapan konsolidasi organisasi ke seluruh distrik yang ada di Kabupaten Maybrat.
“Hasil rapat hari ini telah disepakati bahwa DPD KNPI Kabupaten Maybrat akan segera melakukan konsolidasi organisasi ke 24 distrik. Ini merupakan langkah penting untuk memperkuat struktur organisasi dan memastikan seluruh kepengurusan distrik dapat berjalan dengan baik,” kata Nehemia.
Menurutnya, KNPI sebagai organisasi kepemudaan yang berada di bawah pembinaan pemerintah sangat membutuhkan dukungan semua pihak, khususnya pemerintah daerah, agar berbagai program organisasi dapat berjalan secara maksimal.
Nehemia menambahkan, dalam waktu dekat tim DPD KNPI akan melakukan peninjauan langsung ke distrik-distrik guna mengevaluasi keberadaan pengurus caretaker yang sebelumnya telah diberikan Surat Keputusan (SK).
Pengurus yang dinilai tidak aktif akan dievaluasi dan digantikan dengan kader-kader muda yang memiliki komitmen membangun organisasi.
“Kami akan melihat kembali keberadaan pengurus caretaker di distrik. Jika ada yang sudah tidak aktif, maka akan dilakukan penataan kembali dan merekrut kader-kader baru agar kepengurusan KNPI di tingkat distrik dapat segera definitif,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa potensi pemuda Kabupaten Maybrat sangat besar dan perlu mendapat ruang untuk berkembang melalui organisasi yang sehat dan aktif. Menurutnya, KNPI Kabupaten Maybrat saat ini menjadi salah satu barometer organisasi kepemudaan di Provinsi Papua Barat Daya.
“Potensi pemuda Maybrat sangat luar biasa. Dengan segala keterbatasan yang ada, kami tetap berupaya menghidupkan organisasi ini agar dapat menjadi wadah pembinaan dan pengembangan generasi muda di Kabupaten Maybrat,” ujarnya.
Berdasarkan hasil rapat koordinasi tersebut, pelaksanaan Musyawarah Distrik KNPI di 24 distrik direncanakan akan dilaksanakan dalam bulan Juni 2026. Melalui kegiatan tersebut, KNPI Maybrat berharap dapat melahirkan kepengurusan yang kuat, solid, dan mampu menjawab kebutuhan serta aspirasi pemuda di seluruh wilayah Kabupaten Maybrat.
DPD KNPI Kabupaten Maybrat juga berharap dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen pemuda agar proses konsolidasi organisasi dan pelaksanaan Musyawarah Distrik dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi pembangunan daerah(Ones).




komentar terbaru