Jakarta, Wabumpapua.com – Perjalanan hidup Jimy Kambu menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda Papua. Berawal dari seorang anak kampung di Tanah Papua yang merantau ke Jakarta dengan membawa satu cita-cita besar, Jimy bertekad melestarikan sekaligus memperkenalkan batik khas Papua kepada masyarakat Indonesia.
Dengan ketekunan dan kerja keras, Jimy Kambu membangun usahanya selama kurang lebih 16 tahun. Perjalanan tersebut tidak selalu berjalan mulus. Pandemi COVID-19 sempat menghentikan aktivitas usahanya dan menjadi ujian berat bagi keberlangsungan bisnis yang telah dirintis.
Namun, kondisi tersebut tidak membuatnya menyerah. Berbekal semangat pantang menyerah dan tekad yang kuat, Jimy berhasil membangkitkan kembali usahanya hingga berkembang lebih baik dari sebelumnya.
Kini, pabrik batik yang dikelolanya kembali beroperasi dan dipercaya menjadi pemasok batik bagi berbagai instansi, termasuk untuk kebutuhan di lingkungan DPR RI. Selain itu, Jimy juga menjalin kerja sama dengan sejumlah penjahit (tailor) asal India serta memiliki usaha jahit sendiri, JK Batik Papua & Tailor, yang berlokasi di Metro Pasar Baru, Jakarta Pusat.
Tidak hanya itu, Jimy Kambu juga pernah memperkenalkan produk JK Batik Papua di sejumlah pusat perbelanjaan ternama di Jakarta, di antaranya Grand Indonesia, Sarinah, Plaza Atrium, Thamrin City, dan Mangga Dua Square. Langkah tersebut menjadi bagian dari upayanya memperluas pengenalan batik Papua kepada masyarakat nasional.
Bagi Jimy Kambu, batik Papua bukan sekadar produk usaha, tetapi merupakan identitas budaya yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Melalui usahanya, ia berharap kekayaan motif dan nilai budaya Papua semakin dikenal luas serta mampu bersaing di pasar nasional.
“Terus berkarya, terus melestarikan budaya Papua untuk Indonesia,” menjadi semangat yang terus dipegang Jimy dalam menjalankan usahanya.
Kisah perjuangan Jimy Kambu membuktikan bahwa kerja keras, ketekunan, dan kecintaan terhadap budaya daerah mampu melahirkan karya yang membanggakan. Dari perjalanan sederhana seorang anak kampung Papua, lahirlah sebuah usaha yang tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga berperan menjaga dan mempromosikan warisan budaya Papua di tingkat nasiona(Ones).




komentar terbaru