Maybrat, Wabumpapua.Com – Tim Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) tiba di Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, untuk melakukan studi kelayakan terkait rencana pembentukan Batalyon B Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Papua Barat Daya.
Kedatangan tim Mabes Polri tersebut merupakan bagian dari proses kajian untuk melihat secara langsung kesiapan daerah, termasuk ketersediaan lahan, dukungan masyarakat, serta kebutuhan dan urgensi pembentukan satuan Brimob di wilayah Kabupaten Maybrat.
Tim studi kelayakan dipimpin Brigjen Pol. Dra. A.A. Sarung Dian Kartini bersama sejumlah Pejabat Utama Mabes Polri. Tim tiba di Maybrat dan didampingi Wakil Bupati Maybrat Ferdinando Solossa, SE, kemudian langsung menuju lokasi calon Markas Komando (Mako) Batalyon B di Framafir, Distrik Aitinyo Utara, Jumat (29/9/2026).
Kedatangan rombongan disambut Wakil Bupati Maybrat, Kapolres Maybrat, serta para tokoh adat dari empat wilayah adat besar Maybrat, yakni Ayamaru, Aitinyo, Aifat dan Mare.
Ketua Tim Studi Kelayakan Mabes Polri, Brigjen Pol. Dra. A.A. Sarung Dian Kartini, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan melihat secara langsung berbagai aspek yang menjadi bahan pertimbangan dalam rencana pembentukan Batalyon B Satbrimob Polda Papua Barat Daya.
Menurutnya, aspek yang dikaji tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan pengamanan, tetapi juga dukungan terhadap masyarakat dan pembangunan di daerah.
“Kedatangan kami untuk melihat langsung kesiapan lahan, dukungan masyarakat, dan urgensi keamanan. Maybrat adalah wilayah strategis di Pegunungan Doberai,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan Batalyon B Brimob nantinya diharapkan tidak semata-mata menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga dapat mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan dan pembangunan di daerah.
“Kehadiran Batalyon B Brimob bukan untuk pendekatan keamanan semata, tetapi untuk pendekatan kemanusiaan, membantu penanggulangan bencana, mengawal pembangunan, dan membina generasi muda,” katanya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Maybrat menyatakan dukungan terhadap rencana pembentukan Batalyon B Satbrimob Polda Papua Barat Daya tersebut.
Pemkab Maybrat telah menyiapkan lahan calon lokasi pembangunan Mako Batalyon B di kawasan Framafir dengan luas sekitar empat hektare. Lahan tersebut disebut telah memiliki sertifikat dan secara adat telah memperoleh persetujuan dari pemilik hak ulayat.
Dalam kunjungan tersebut, Tim Mabes Polri melakukan sejumlah rangkaian kegiatan studi kelayakan, di antaranya peninjauan langsung terhadap lokasi calon Mako Batalyon B Satbrimob di Framafir.
Selain meninjau kondisi dan kesiapan lahan, tim juga dijadwalkan melakukan dialog bersama tokoh adat, tokoh agama dan tokoh perempuan guna memperoleh masukan serta memastikan dukungan masyarakat terhadap rencana tersebut.
Rencana pembentukan Batalyon B Satbrimob Polda Papua Barat Daya di Kabupaten Maybrat diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mendukung pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan di wilayah Papua Barat Daya.
Namun, hasil studi kelayakan tersebut selanjutnya menjadi bahan pertimbangan bagi Mabes Polri dalam menentukan kelanjutan proses pembentukan satuan tersebut;ujarnya (Ones).




komentar terbaru