Jakarta,wabumpapua.com– Bupati Maybrat, Karel Murafer, mengusulkan peningkatan fasilitas dua bandara di Kabupaten Maybrat, yakni Bandara Kambuaya dan Bandara Ayawasi, kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada rapat yang dilaksanakan pada Kamis (25/9/2025) di Jakarta.

Rapat tersebut dihadiri oleh Sekda Maybrat, Kepala Dinas Perhubungan Maybrat, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maybrat, serta Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maybrat menyampaikan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan infrastruktur kedua bandara perintis tersebut.

“Kami memiliki dua bandara perintis, yakni Bandara Kambuaya dan Bandara Ayawasi, yang saat ini hanya dapat didarati oleh pesawat Susi Air. Khusus untuk Bandara Kambuaya, panjang landasan pacunya hanya 1.400 meter. Kami berharap ada peningkatan pengaspalan landasan pacu agar bandara ini dapat didarati oleh pesawat jenis ATR,” ujar Bupati Karel.

Bupati Karel juga mengungkapkan bahwa peningkatan fasilitas tersebut sangat penting mengingat peran strategis Bandara Kambuaya sebagai bandara alternatif, terutama jika Bandara Sorong berstatus internasional. “Jika Bandara Sorong dibuka menjadi bandara internasional, maka Bandara Kambuaya akan menjadi pilihan alternatif, terutama jika terjadi bencana alam seperti gempa dan tsunami,” ujarnya.

Bupati juga mengusulkan untuk memperpanjang landasan pacu Bandara Kambuaya sekitar 700 hingga 800 meter, jika anggaran APBN Kemenhub memungkinkan. “Kami berharap kedua bandara ini, Kambuaya dan Ayawasi, dapat ditingkatkan fasilitasnya agar dapat mendukung konektivitas dan perkembangan ekonomi di Kabupaten Maybrat,” harapnya.

Menanggapi usulan tersebut, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Ir. Lukman F. Laisa, menyambut baik dan menyatakan bahwa usulan ini akan menjadi prioritas ke depan, meskipun saat ini Kemenhub sedang menghadapi penurunan anggaran akibat kebijakan efisiensi pemerintah. “Kami akan mempertimbangkan usulan Bapak Bupati jika anggaran kami mendukung untuk peningkatan kedua bandara tersebut,” kata Lukman.

Peningkatan fasilitas kedua bandara ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan memperlancar transportasi udara di wilayah Maybrat, yang memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal;(ones)