Maybrat, wabumpapua.com– Dalam rangka mengatasi permasalahan stunting di Kabupaten Maybrat, Bupati Maybrat, Karel Murafer, membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi 1000 Hari Pertama Kehidupan dan pemberian makanan tambahan kepada kader Posyandu serta pemberian tablet tambah darah kepada remaja putri di Puskesmas Aifatu Utara. Kegiatan ini diadakan pada tanggal 29 September 2025 dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW), kader PKK, dan tenaga kesehatan.kegiatan yang berlangsung dihalaman puskesmas Aifat utara, selasa (30/9/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Karel Murafer menekankan pentingnya kesehatan ibu dan anak sebagai fondasi utama bagi kemajuan suatu bangsa.

“Kesehatan ibu dan anak sangat penting dalam menyiapkan generasi yang sehat dan cerdas. Kita harus memperhatikan dengan serius masalah gizi pada 1000 hari pertama kehidupan anak, karena periode ini sangat menentukan tumbuh kembang mereka,” ujar Bupati Murafer.

Beliau juga menyoroti tingginya angka stunting di Kabupaten Maybrat, yang menjadi tantangan besar dalam mewujudkan generasi yang sehat.

“Kita harus berkomitmen untuk mengatasi stunting dengan data yang akurat, serta memastikan bahwa setiap anak mendapatkan gizi yang cukup sejak usia dini,” lanjutnya.

Kegiatan ini terdiri dari sosialisasi mengenai 1000 Hari Pertama Kehidupan yang dipandu oleh para narasumber, serta pemeriksaan kesehatan yang melibatkan tenaga medis dari puskesmas setempat. Bupati Karel Murafer juga menekankan pentingnya deteksi dini penyakit, seperti kanker serviks dan kanker payudara, melalui pemeriksaan yang rutin.

Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Cuka) untuk mendeteksi kanker serviks juga dilaksanakan, serta pemberian tablet tambah darah untuk remaja putri untuk mencegah anemia. Bupati berharap agar setiap warga dapat menjaga kesehatannya secara aktif dan tidak hanya menunggu gejala muncul.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maybrat juga mengingatkan pentingnya memiliki database kesehatan yang lengkap. “Kita perlu data yang valid untuk memantau perbaikan kesehatan ibu dan anak dari tahun ke tahun. Setiap tahunnya, kita harus melihat penurunan angka stunting, agar dapat mengetahui apakah usaha kita sudah membuahkan hasil atau tidak,” kata Karel Murafer.

Beliau juga mengajak seluruh masyarakat, terutama ibu-ibu, untuk berhati-hati dalam memilih makanan untuk anak-anak dan menghindari bahan makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya.

“Makanan alami adalah yang terbaik untuk tumbuh kembang anak-anak kita. Hindari bahan makanan yang mengandung bahan kimia, karena itu bisa berpengaruh pada kesehatan mereka,” tegas Bupati.

Bupati Maybrat juga mengingatkan bahwa pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk mengalokasikan anggaran yang memadai untuk bidang kesehatan dan pendidikan. “Sesuai dengan ketentuan undang-undang, kita harus mengalokasikan minimal 15% anggaran untuk kesehatan dan 30% untuk pendidikan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan anak-anak kita,” jelas Karel Murafer.

Ia juga mengingatkan pentingnya pola hidup sehat, di antaranya menghindari kebiasaan buruk seperti alkohol dan rokok, yang dapat merusak kesehatan keluarga. Bupati mengajak para suami untuk ikut serta aktif dalam mendukung istri mereka, terutama dalam menjaga kehamilan dan perawatan anak.

Karel Murafer menegaskan bahwa untuk mencapai tujuan bersama dalam mengatasi stunting, dibutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Ia berharap agar kegiatan-kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menyeluruh. “Kita perlu sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi wanita untuk bersama-sama mengatasi masalah kesehatan yang ada, agar generasi penerus kita tumbuh dengan sehat dan cerdas,” ungkapnya.

Sebagai penutupan, Bupati Maybrat menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini, baik dari sektor pemerintah maupun masyarakat. “Kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan di bidang kesehatan, dengan fokus pada pencegahan stunting dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Semoga kegiatan ini memberi manfaat yang besar bagi masa depan anak-anak kita,” ujar Bupati.

Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Maybrat, Ibu NY Marlina Solossa, turut menyampaikan pentingnya peran aktif kader PKK dan organisasi wanita lainnya dalam mengedukasi masyarakat mengenai pola hidup sehat.

“Kader PKK dan GOW memiliki peran besar dalam menyebarluaskan informasi tentang kesehatan ibu dan anak. Kita harus memastikan bahwa setiap ibu hamil dan ibu menyusui mendapatkan pengetahuan yang cukup mengenai gizi yang tepat untuk anak mereka,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh para tenaga medis, kader PKK, anggota GOW, serta masyarakat setempat yang sangat antusias mengikuti setiap sesi yang ada. Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Maybrat.