Teluk Wondama, Papua Barat — Dalam rangka menyambut perayaan akbar 1 Abad Peradaban Orang Papua, Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama menjalin kerja sama strategis dengan PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero untuk menghadirkan KM Sinabung sebagai hotel terapung bagi para tamu dan peserta yang hadir.

Penandatanganan kerja sama ini berlangsung pada Kamis, 2 Oktober 2025, di Jakarta Pusat. Perjanjian tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT PELNI, Nuraini Dessy, dan Bupati Teluk Wondama, Elysa Auri, SE, MM.

Langkah inovatif ini diambil guna mengatasi keterbatasan akomodasi di Teluk Wondama, sekaligus memberikan pengalaman unik bagi para pengunjung yang datang dari berbagai daerah. KM Sinabung akan difungsikan sebagai penginapan terapung selama perayaan yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Oktober 2025.

KM Sinabung dijadwalkan berangkat dari Manokwari pada sore hari tanggal 23 Oktober 2025, dan akan tiba di Teluk Wondama pada 24 Oktober 2025. Kapal ini akan langsung disiapkan sebagai hotel terapung untuk menampung tamu-tamu penting, peserta, serta undangan dari berbagai wilayah.

Sementara itu, penumpang dan peserta lain dari wilayah timur Papua seperti Jayapura dan Serui akan menggunakan KM Dorolonda, yang akan singgah di Pelabuhan Wasior pada 24 Oktober 2025.

Perayaan 1 Abad Peradaban Orang Papua merupakan momentum bersejarah yang menandai 100 tahun perjalanan dan kontribusi masyarakat Papua dalam pembangunan bangsa. Kabupaten Teluk Wondama dipilih sebagai tuan rumah karena memiliki nilai historis penting dalam sejarah peradaban Papua, termasuk sebagai lokasi awal masuknya pendidikan dan injil di Tanah Papua.

Pemerintah daerah menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah yang baik dalam menyambut tamu-tamu dari seluruh penjuru nusantara. Kehadiran KM Sinabung sebagai hotel terapung diharapkan dapat menunjang kenyamanan akomodasi dan turut memperkuat citra Wondama sebagai destinasi budaya dan sejarah di Papua Barat.