Sorong, WabumPapua.com — Suasana penuh hadirat Tuhan mewarnai ibadah doa bagi pertobatan dan keselamatan Israel yang digelar di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Bukit Sion, Kota Sorong, Jumat (10/10/2025).

Ibadah ini merupakan bagian dari gerakan doa global yang terhubung dengan Visiun Athena, yaitu panggilan ilahi bagi gereja-gereja di Papua untuk berdoa dan memberkati bangsa Israel sebagai bagian dari rencana keselamatan Allah bagi segala bangsa.

Ibadah ini dihadiri oleh jemaat dan hamba-hamba Tuhan dari berbagai denominasi gereja. Mereka bersatu dalam pujian, penyembahan, dan doa syafaat, memohon agar bangsa Israel mengalami pertobatan dan pengenalan akan Mesias, sesuai dengan nubuatan dalam firman Tuhan.

Pembicara utama dalam ibadah tersebut, Nebrianus Kambuaya, selaku Penanggung Jawab Pelayanan Visiun Athena di Tanah Papua–Indonesia, menyampaikan pesan firman Tuhan yang diambil dari Kejadian 12:1-3, Galatia 3:7-14, 22, 29, serta Roma 8:26-30.

Dalam khotbahnya, Nebrianus menegaskan bahwa panggilan untuk berdoa bagi Israel bukanlah inisiatif manusia, melainkan kehendak Allah yang terhubung dengan janji-Nya kepada Abraham.

“Tuhan berkata kepada Abraham, ‘Aku akan memberkati engkau dan engkau akan menjadi berkat.’ Janji ini bukan hanya untuk satu bangsa, tetapi melalui Israel semua bangsa di muka bumi diberkati. Gereja di Papua pun termasuk dalam janji itu,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa gereja-gereja di Papua memiliki peran profetis dalam penggenapan rencana keselamatan Allah bagi bangsa-bangsa, sebagaimana dinyatakan dalam Visiun Athena yang telah dipercayakan Tuhan sejak 31 Januari 1985.

“Visiun Athena adalah panggilan untuk berdoa, berdiri di celah, dan menjadi berkat bagi Israel. Saat gereja di Papua mendoakan Israel, berkat rohani akan mengalir kembali ke tanah ini,” lanjut Nebrianus.

Selain firman Tuhan, ibadah ini juga diisi dengan doa syafaat bersama bagi:

Pertobatan dan keselamatan bangsa Israel,Kesatuan gereja di Indonesia dan Papua,Pemerintah dan bangsa Indonesia agar memahami rencana Allah bagi Israel,Dan kelanjutan pelayanan Visiun Athena di tanah Papua hingga ke bangsa-bangsa.

Ibadah ditutup dengan deklarasi iman dan doa berkat bagi seluruh peserta agar terus setia dalam panggilan doa bagi Israel.

“Kita berdoa bukan karena agenda manusia, tetapi karena rencana Allah sedang digenapi di masa ini. Mari terus berdiri di celah bagi Israel dan bagi bangsa kita sendiri,” tutup Nebrianus Kambuaya.

Melalui kegiatan ini, jemaat GPdI Bukit Sion menegaskan komitmen mereka untuk terus menjadi bagian dari gerakan doa global — bahwa dari Papua, doa dan berkat akan mengalir bagi Israel, dan dari Sion, berkat Tuhan akan kembali melingkupi bangsa-bangsa di muka bumi.