Papua, wabumpapua.com— Dalam refleksi rohani mengenai Matius 24:22, Nebrianus Kambuaya menegaskan bahwa masa kesengsaraan besar pada akhir zaman menunjukkan kasih dan kedaulatan Tuhan yang tetap memelihara umat-Nya. Ia menjelaskan, “Jika waktu itu tidak dipersingkat, maka tidak akan ada seorang pun yang selamat. Tetapi karena orang-orang pilihan, waktu itu akan dipersingkat” (Matius 24:22).
Menurutnya, ayat ini menekankan bahwa penderitaan besar menjelang kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali akan sangat berat, tetapi Tuhan akan memperpendek waktu itu demi kasih-Nya kepada orang-orang pilihan. “Kesetiaan dan ketabahan adalah kunci dalam menghadapi masa sukar. Tuhan akan selalu ada dan memampukan kita,” ujarnya.
Nebrianus menjelaskan bahwa istilah orang-orang pilihan dalam konteks Alkitab dapat merujuk kepada:
- Bangsa Israel sebagai umat pilihan Allah.
- Orang-orang percaya dari segala bangsa yang setia kepada Tuhan.
- Semua yang telah menerima keselamatan melalui iman kepada Yesus Kristus.
Mengutip Roma 11:7, ia menegaskan bahwa keselamatan itu kini terbuka bagi siapa pun yang percaya kepada Kristus, baik dari bangsa Israel maupun bangsa-bangsa lain.
Nebrianus juga menjelaskan makna Komunitas Mesianik sebagai komunitas yang percaya bahwa Yesus Kristus (Yeshua HaMashiach) adalah Mesias yang datang untuk menebus dosa manusia.
Tujuan komunitas ini, menurutnya, meliputi:Mengenal dan mengasihi Tuhan (Markus 12:30). Mengikuti jejak Yesus (1 Petrus 2:21).Menyebarkan Injil keselamatan (Matius 28:18–20).Membangun kasih dan pelayanan (Yohanes 13:35).Menantikan kedatangan Kristus yang kedua (1 Tesalonika 4:13–18).
“Komunitas Mesianik dipanggil menjadi satu tubuh Kristus tanpa terikat sekat denominasi atau budaya,” tegas Nebrianus.
Dalam penjelasan lanjutnya, Nebrianus menghubungkan peran profetik Papua dalam Visiun Athena sebagai bagian dari rencana ilahi di akhir zaman.
Menurutnya, Visiun Athena merupakan proyek ilahi yang lahir dari Sidang Musyawarah Elohim Israel Tritunggal di Sorga — kelanjutan pelayanan Rasul Paulus di Athena, Yunani, dan diwahyukan kepada Fred Athabu pada 31 Januari 1985.
“Papua memiliki peran khusus dalam rencana Tuhan sebagai bangsa dari Timur yang akan membawa berita keselamatan kembali ke Yerusalem,” jelas Nebrianus.
Nebrianus Kambuaya, selaku Penanggung Jawab Visiun Athena di Tanah Papua, mengajak seluruh umat Tuhan di Papua dan Indonesia untuk bersatu dalam doa global bagi pertobatan dan keselamatan bangsa Israel.
Ia menegaskan bahwa doa dan kasih terhadap Israel adalah kunci berkat bagi bangsa-bangsa, sebagaimana tertulis dalam Kejadian 12:3:
“Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau.”
“Ketika Papua berdoa bagi Israel, berkat Tuhan akan mengalir bagi keluarga, suku, dan bangsa Indonesia,” tambahnya.
Dalam pandangan profetik Visiun Athena, Papua ditempatkan sebagai bangsa dari Timur — tempat terbitnya matahari — untuk membawa kabar keselamatan kepada Israel dan bangsa-bangsa.
“Papua akan menjadi bangsa pembawa berita tentang kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali,” tutup Nebrianus Kambuaya dengan penuh keyakinan iman.




komentar terbaru