MAYBRAT, WabupPapua.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa Kabupaten Maybrat. Seorang siswi SMA Negeri 1 Aitinyo, Flora Bosawer, berhasil lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi.

Kepala sekolah SMA Negeri 1 Aitinyo, Yerrmika Ursina Antoh,S.Pd; M.Pd, mengatakan bahwa Flora Bosawer merupakan siswi kelas X yang berasal dari Kampung Kamro, Distrik Aitinyo.

Keberhasilannya menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah dan masyarakat Kabupaten Maybrat.
“Flora Bosawer telah mengikuti seleksi mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi dengan berbagai tahapan, mulai dari pemeriksaan berkas, kesehatan, pengetahuan, hingga tes fisik. Puji Tuhan, ia berhasil lolos dan terpilih mewakili Provinsi Papua Barat Daya ke tingkat nasional,” ujar Yermika.

Ia menjelaskan, pada awalnya SMA Negeri 1 Aitinyo mengirimkan empat peserta dalam seleksi Paskibraka tingkat kabupaten. Dari jumlah tersebut, dua siswa berhasil lolos ke tingkat provinsi, yakni Flora Bosawer sebagai wakil putri dan Tigia Adam Bosawer sebagai wakil putra.

Seleksi tingkat kabupaten dilaksanakan sejak 6 Mei 2026 dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), tenaga kesehatan, hingga aparat keamanan. Para peserta juga mendapatkan pembinaan fisik dari Koramil Distrik Aitinyo selama beberapa hari sebelum mengikuti seleksi lanjutan.

Selanjutnya, sembilan peserta dari berbagai SMA dan SMK di Kabupaten Maybrat mengikuti seleksi tingkat provinsi di Kota Sorong selama satu pekan. Dari sembilan peserta tersebut, lima orang dinyatakan lolos.
“Puji Tuhan, dari hasil seleksi tingkat provinsi, Flora Bosawer terpilih sebagai wakil putri Papua Barat Daya ke tingkat nasional. Sementara Tigia Adam Bosawer juga berhasil lolos seleksi tingkat provinsi,” katanya.

Menurut Yermika, Flora dijadwalkan berangkat ke Jakarta pada pekan ini untuk mengikuti tahapan seleksi dan pembinaan di tingkat nasional.

Sebagai kepala sekolah, ia mengaku sangat bangga atas pencapaian para siswanya yang telah mengharumkan nama SMA Negeri 1 Aitinyo, Kabupaten Maybrat, dan Provinsi Papua Barat Daya.
“Saya sangat bangga dan bersyukur atas keberhasilan anak-anak kami. Sejak awal seleksi di tingkat kabupaten hingga provinsi, kami bersama para guru terus memberikan dukungan dan motivasi kepada mereka. Hasil yang diraih saat ini merupakan buah dari kerja keras dan perjuangan yang luar biasa,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan tahun 2026 menjadi pencapaian istimewa bagi SMA Negeri 1 Aitinyo. Menurutnya, sejak mengikuti seleksi Paskibraka pada tahun 2023, 2024, dan 2025, baru kali ini sekolahnya berhasil meloloskan peserta hingga ke tingkat nasional.

Yermika juga berharap Pemerintah Kabupaten Maybrat dapat terus memberikan perhatian kepada generasi muda yang memiliki potensi dan prestasi di bidang Paskibraka.
“Kami berharap pemerintah daerah terus mendukung dan memperhatikan anak-anak kami. Bagi peserta yang belum berhasil lolos ke tingkat provinsi maupun nasional, kami berharap mereka tetap diberikan kesempatan untuk dilibatkan dalam Paskibraka tingkat kabupaten agar semangat dan pengabdian mereka tetap tersalurkan,” harapnya.

Keberhasilan Flora Bosawer menjadi wakil Papua Barat Daya di tingkat nasional diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Maybrat untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi;(Ones).