Maybrat, Wabumpapua.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Maybrat, Ferdinandus Taa, S.H., M.Si., mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang saat ini cenderung panas dan kering.

Imbauan tersebut disampaikan Ferdinandus Taa menyusul adanya perhatian pemerintah terhadap persoalan sampah yang masih ditemukan berserakan di sejumlah lokasi di kabupaten Maybrat. Ia meminta masyarakat tidak sembarangan membakar sampah karena kondisi lingkungan yang kering dapat meningkatkan risiko kebakaran.
“Sekarang situasinya panas.
Jangan juga bakar-bakar sembarangan. Kita di Maybrat punya mobil pemadam kebakaran hanya satu. Kalau terjadi kebakaran di satu tempat, kemudian muncul kebakaran lagi di tempat lain, tentu akan sulit untuk ditangani secara bersamaan,” ujar Ferdinandus, Rabu(26/8/2026).

Menurutnya, kondisi cuaca perlu menjadi perhatian bersama. Pemerintah daerah juga telah menerima imbauan agar seluruh daerah di Indonesia meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya kebakaran akibat cuaca panas dan minimnya curah hujan.
Ferdinandus meminta masyarakat tidak menganggap ringan kondisi tersebut, terutama ketika melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api di lingkungan terbuka.

Ia juga menyoroti persoalan sampah yang berada di sekitar kawasan Danau Ayamaru. Menurutnya, kebersihan kawasan danau harus menjadi perhatian bersama karena masyarakat masih memanfaatkan sumber daya perairan tersebut, termasuk ikan, untuk kebutuhan konsumsi.
“Terutama sampah-sampah yang ada di dekat Danau Ayamaru harus diperhatikan. Jangan sampai sampah dibuang sembarangan karena kita makan ikan dari danau. Jangan sampai ikan-ikan itu tercemar oleh berbagai macam sampah, kemudian kembali kita konsumsi,” tegasnya.

Ferdinandus mengatakan, apabila terdapat sampah kering yang memang harus dibakar, masyarakat diharapkan melakukannya dengan sangat hati-hati serta memastikan api benar-benar terkendali dan tidak merembet ke lingkungan sekitar.

Ia menegaskan bahwa upaya mencegah kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat.
“Kalau memang ada sampah kering dan harus dibakar, silakan, tetapi harus dijaga. Jangan sampai api merembet ke mana-mana. Ini harus menjadi perhatian kita semua,” katanya.

Sekda Maybrat juga mengajak seluruh aparatur pemerintah, masyarakat, serta pemangku kepentingan di daerah untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan selama kondisi cuaca panas berlangsung.

Menurutnya, langkah pencegahan jauh lebih penting mengingat keterbatasan sarana pemadam kebakaran yang dimiliki daerah.
“Semua harus waspada. Jangan ada yang coba-coba melakukan pembakaran tanpa pengawasan. Kita harus menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran sebelum terjadi,” pungkas Ferdinandus.

Pemerintah Kabupaten Maybrat berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran dapat terus ditingkatkan, sehingga keamanan masyarakat dan kelestarian lingkungan tetap terjaga(Ones).