JAYAPURA, Wabumpapua.Com — Ketua Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua, Pendeta Andrikus Mofu, secara resmi meneguhkan Marlince Lemauk sebagai pendeta bersama 228 pendeta lainnya dalam sebuah ibadah peneguhan yang berlangsung pada Minggu, 18 Oktober 2026.
Ibadah peneguhan tersebut menjadi momentum penting bagi perjalanan pelayanan gereja sekaligus menandai babak baru dalam kehidupan para pendeta yang telah melewati proses pendidikan, pembinaan, dan persiapan pelayanan sebelum diteguhkan untuk melayani jemaat di lingkungan GKI di Tanah Papua.
Peneguhan ini juga menjadi momen penuh sukacita dan rasa syukur bagi keluarga Marlince Lemauk yang hadir secara langsung untuk menyaksikan proses peneguhan tersebut.

Orang tua, kakak, adik, serta anggota keluarga lainnya turut hadir mendampingi dan menyaksikan momen bersejarah itu. Kehadiran keluarga menjadi bentuk dukungan moral sekaligus ungkapan syukur atas perjuangan panjang Marlince hingga akhirnya resmi diteguhkan sebagai pendeta.
Usai mengikuti ibadah peneguhan, Pendeta Marlince Lemauk mengungkapkan rasa bangga, haru, dan syukur atas pencapaian yang telah diraihnya. Ia mengakui bahwa perjalanan untuk mencapai tahap peneguhan sebagai pendeta bukanlah proses yang singkat, melainkan membutuhkan perjuangan, ketekunan, dan komitmen yang kuat.
Baginya, peneguhan tersebut merupakan momen berharga setelah melewati berbagai tahapan dalam mempersiapkan diri untuk memasuki pelayanan gereja.
Perasaan haru dan bahagia semakin terasa karena keluarga dapat hadir secara langsung untuk menyaksikan momen penting tersebut. Dukungan dan doa keluarga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan hidupnya hingga mencapai tahap peneguhan sebagai pendeta.

Dengan peneguhan ini, Marlince Lemauk resmi mengemban tanggung jawab pelayanan sebagai pendeta di lingkungan GKI di Tanah Papua. Tanggung jawab tersebut mencakup panggilan untuk memberitakan Injil,menggembalakan jemaat, serta melayani umat Tuhan dengan penuh kasih, kerendahan hati, dan kesetiaan.
Peneguhan terhadap Marlince Lemauk bersama 228 pendeta lainnya diharapkan menjadi awal dari pengabdian yang sungguh-sungguh dalam pelayanan gereja, sekaligus memperkuat peran GKI di Tanah Papua dalam melayani kehidupan rohani masyarakat.
Bagi Marlince dan keluarganya, Minggu, 18 Oktober 2026, akan menjadi tanggal bersejarah yang dikenang sebagai hari ketika perjuangan panjang tersebut berbuah sukacita, rasa syukur, dan tanggung jawab baru dalam pelayanan kepada Tuhan dan sesama;ujarnya (ones).




komentar terbaru