Maybrat, WabumPapua.com — Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menyampaikan apresiasi dan penghargaan mendalam kepada masyarakat serta anak-anak suku A3 (Aitinyo, Aifat, Ayamaru) yang telah menjadi berkat besar bagi bangsa Indonesia, gereja, dan masyarakat di Tanah Papua.
Dalam sambutannya, Gubernur Elisa Kambu menegaskan bahwa kehadirannya di tengah-tengah umat Theofani adalah semata-mata karena kasih karunia Tuhan. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mengembalikan segala pujian, hormat, dan kemuliaan hanya kepada Tuhan yang telah menyatakan kasih-Nya bagi anak-anak suku bangsa A3.
“Kami dan pemerintah mengakui bahwa benar, anak-anak A3 telah menjadi berkat bagi bangsa ini, bagi gereja, dan bagi masyarakat. Mereka hadir di berbagai bidang — dari pendidikan, pemerintahan hingga politik — dan membawa perubahan nyata bagi Tanah Papua,” ujar Gubernur Elisa Kambu, Selasa (21/10/2025).
Gubernur Kambu menuturkan perjalanan panjang generasi A3 yang sejak tahun 1960-an telah menjadi pelopor pembangunan di berbagai daerah di Tanah Papua. Menurutnya, janji Tuhan bagi suku A3 telah nyata terlihat hingga saat ini, dengan banyaknya pemimpin daerah di Provinsi Papua Barat Daya yang berasal dari wilayah A3.
“Bukan karena kita sombong, tetapi karena memang janji Tuhan itu nyata. Gubernur, wakil gubernur, ketua DPR, dan ketua MRP semuanya berasal dari anak-anak A3. Itu artinya Tuhan telah memberkati kita. Tugas kita sekarang adalah menjaga agar berkat ini tetap berlanjut,” tegasnya.
Dalam momentum rohani tersebut, Gubernur Elisa Kambu juga mengingatkan kembali empat maklumat penting yang harus menjadi pedoman hidup seluruh masyarakat A3, yaitu: Pelihara Kesatua,Kerendahan Hati, Kasih dan Kehormatan kepada Semua Orang.
Nilai-nilai tersebut, kata Gubernur, harus dijaga dengan sungguh-sungguh dan diterapkan bukan hanya untuk satu kelompok, suku, atau gereja tertentu, tetapi untuk seluruh umat manusia tanpa perbedaan.
“Kalau kita mau diberkati, mari tinggalkan dosa dan hal-hal yang tidak berkenan. Kita harus berani berkata: cukup! Saatnya kita maju dan menjadi berkat,” pesan Gubernur penuh semangat.
Lebih lanjut, Gubernur Elisa Kambu menekankan pentingnya menjaga keamanan, kedamaian, dan persatuan di wilayah A3 agar menjadi daerah yang layak dikunjungi dan dikagumi banyak orang.
“Kita bangga karena orang A3 bisa menjadi berkat di mana-mana, tapi jangan lupa, kampung halaman kita juga harus beres. Daerah ini harus aman dan nyaman supaya orang lain mau datang dan melihat keindahan serta kedamaian yang Tuhan berikan di tanah ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan menjaga kedamaian dan kesatuan, Tanah A3 memiliki potensi besar untuk menjadi tujuan wisata rohani dan budaya yang membawa berkat bagi banyak orang.
Melalui Perayaan HUT Theofani ke-74, Gubernur Elisa Kambu berharap semangat iman dan kasih dapat menyatukan seluruh komponen masyarakat A3.
“Perayaan ini harus menjadi momen perdamaian. Tidak boleh ada lagi perbedaan antara kelompok pengelola dan kelompok yang merasa tersisih. Semua harus bersatu, karena tanah ini telah diberkati oleh Tuhan,” katanya.
Di akhir sambutannya, Gubernur Elisa Kambu menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh umat Theofani di Bumi A3.
“Selamat ulang tahun ke-74 bagi keluarga besar Theofani di Tanah A3. Ingatlah janji Tuhan: kita dipanggil menjadi manusia pembangun di atas tanah negeri ini, menjadi berkat turun-temurun. Asalkan kita sepakat menjaga kesatuan, kerendahan hati, kasih, dan kehormatan kepada semua umat manusia. Tuhan memberkati kita semua,” tutupnya.




komentar terbaru