Maybrat, WabumPapua.com — Dalam rangka memperingati 74 Tahun Penampakan/Pernyataan Allah (Theofani) bagi suku A3 (Ayamaru, Aitinyo, Aifat) yang dirayakan pada 21 Oktober 2025 di Kumurkek, Kabupaten Maybrat, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maybrat menyalurkan 500 paket pangan lokal khas Maybrat kepada masyarakat.
Penyaluran bantuan pangan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maybrat, Korneles Naa, S.P., M.Si, sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap ketahanan pangan lokal sekaligus memperingati hari iman yang bersejarah bagi masyarakat A3.
Dalam keterangannya, Korneles Naa menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan berupa keladi (awiah) dan kacang tanah, dua komoditas pangan yang telah menjadi ikon dan identitas budaya suku Maybrat, sekaligus simbol yang diabadikan dalam lambang daerah (logo) Pemerintah Kabupaten Maybrat.
“Kami menyalurkan 500 paket pangan lokal khas Maybrat kepada masyarakat, tidak hanya untuk konsumsi tetapi juga untuk mendorong pengembangan lahan dan kebun berkelanjutan. Keladi dan kacang tanah adalah identitas suku Maybrat yang perlu kita rawat dan kembangkan,” ujar Korneles Naa, selasa (21/10/2025).
Program ini merupakan bagian dari komitmen Dinas Ketahanan Pangan Maybrat untuk mengangkat nilai-nilai kearifan lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis sumber daya daerah.
Menurut Korneles, keladi dan kacang tanah bukan hanya komoditas pangan, tetapi juga simbol berkat dan kemandirian masyarakat A3 yang sejak dahulu menggantungkan hidup pada hasil bumi mereka sendiri.
“Pangan lokal adalah kekayaan kita. Dengan menanam dan mengonsumsi hasil bumi sendiri, kita bukan hanya menjaga tradisi, tetapi juga memperkuat ekonomi keluarga dan ketahanan pangan daerah,” tambahnya.
Penyaluran paket pangan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat di berbagai kampung di wilayah A3. Antusiasme warga terlihat dari tingginya minat dan partisipasi dalam program pengembangan lahan keladi yang terus digalakkan pemerintah daerah.
“Masyarakat sangat antusias. Ini menunjukkan bahwa minat untuk membudidayakan keladi dan konsumsi pangan lokal di Tanah A3 sangat tinggi dan terus berkembang,” kata Korneles.
Ia berharap, melalui momentum rohani HUT Theofani ke-74 ini, semangat untuk menghargai dan mengembangkan hasil bumi lokal semakin kuat di kalangan masyarakat Maybrat, sebagai bentuk syukur atas berkat Tuhan yang terus mengalir di Tanah A3.
“Kiranya bantuan ini menjadi berkat di hari bersejarah ini, dan menjadi dorongan bagi masyarakat untuk terus mengolah tanah dengan penuh kasih dan tanggung jawab. Amin,” tutup Korneles Naa.
HUT Theofani ke-74 (1951–2025) bukan hanya menjadi perayaan iman bagi suku A3, tetapi juga momentum nyata untuk membangun kemandirian ekonomi dan memperkuat ketahanan pangan lokal — sesuai dengan nilai-nilai luhur Theofani: Kesatuan, Kerendahan Hati, Kasih, dan Kehormatan kepada Semua Orang.




komentar terbaru