Sorong Selatan, WabumPapua.com – Anggota DPRK Kabupaten Sorong Selatan dari Fraksi Otonomi Khusus, Amram Amelia Watho, menghadiri Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) Pekabaran Injil (PI) ke-89 di Kamisabe Moswaren Raya, Rabu (18/3/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong Selatan yang diwakili oleh Wakil Bupati, serta Pemerintah Kabupaten Maybrat anggota DPRD provinsi dan juga kabupaten sorong selatan yang diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian. Kehadiran unsur pemerintah ini menunjukkan dukungan terhadap kegiatan keagamaan serta kebersamaan antarwilayah di Papua Barat Daya.
Ibadah syukur berlangsung khidmat di Gedung GKI Diaspora Kamisabe , Distrik Moswaren, dengan dihadiri oleh jemaat, tokoh gereja, panitia, dan masyarakat setempat. Perayaan ini menjadi momentum penting bagi umat Kristen untuk mengenang masuknya Injil di wilayah Moswaren Raya sejak tahun 1937.
Dalam suasana penuh sukacita, ibadah mengusung tema: “Kasih Kristus Menggerakkan Kemandirian Gereja, Mewujudkan Keadilan, Perdamaian dan Kesejahteraan.” Tema ini mengajak seluruh umat untuk memperkuat iman sekaligus berperan aktif dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan sejahtera.
Kehadiran Amram Amelia Watho sebagai wakil rakyat mendapat apresiasi dari panitia dan jemaat. Ia dinilai menunjukkan kepedulian terhadap kegiatan keagamaan serta komitmennya dalam mendukung kehidupan spiritual masyarakat di Kabupaten Sorong Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Amram Amelia Watho menghimbau bahwa peringatan HUT Pekabaran Injil tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga sebagai momen refleksi bagi seluruh umat untuk menjaga persatuan, memperkuat iman, serta membangun daerah dengan nilai-nilai kasih.
“Momentum ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk hidup dalam damai, saling menghargai, dan bersama-sama membangun Sorong Selatan yang lebih baik,” ujarnya.
Panitia HUT PI ke-89 menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Diharapkan melalui perayaan ini, semangat pekabaran Injil terus hidup dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
Ibadah syukur ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antar jemaat, sebagai wujud kebersamaan dan persaudaraan di Tanah Moswaren Raya.;(ones).




komentar terbaru