Sorong Selatan, wabumpapua.com– Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan, TNI–Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta seluruh masyarakat Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya, menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Bapak Dorteis Sesa, salah satu tokoh penting dan panutan masyarakat Sorong Selatan, pada Rabu, 17 Desember 2025.

Almarhum Dorteis Sesa dikenal sebagai mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Sorong Selatan, Komisaris PT Bank Papua, serta figur sentral yang memiliki kontribusi besar dalam pembangunan pemerintahan dan sosial kemasyarakatan di Sorong Selatan. Ketokohan dan integritas almarhum menjadikannya panutan bagi masyarakat di seluruh wilayah Sorong Selatan.

Bupati Sorong Selatan, Petronela Krenak, S.Sos., M.Tr.AP, dalam arahannya kepada awak media melalui sambungan telepon seluler, menyampaikan rasa kehilangan yang sangat mendalam atas berpulangnya almarhum.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar suku Tehit, kami sangat merasakan kehilangan salah satu panutan dan pionir bagi masyarakat Sorong Selatan, lebih khusus masyarakat Tehit,” ujar Bupati Petronela.

Bupati Petronela Krenak juga mengajak seluruh masyarakat, jajaran TNI–Polri, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan, untuk bersama-sama hadir dan mengikuti ibadah pemakaman almarhum yang direncanakan akan dilaksanakan di Kampung Wehali pada hari Jumat.

Menurutnya, kehadiran seluruh elemen masyarakat merupakan bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum bagi daerah dan masyarakat Sorong Selatan.

Bupati Sorong Selatan menegaskan bahwa almarhum Dorteis Sesa merupakan sosok anak Tehit dan anak Sorong Selatan yang mampu menunjukkan kapasitas, integritas, dan prestasi, sehingga dapat bersaing dan berkiprah di berbagai bidang bersama putra-putri terbaik dari seluruh Tanah Papua.

“Beliau adalah teladan dan inspirasi bagi generasi muda Sorong Selatan. Prestasi dan pengabdian almarhum merupakan kebanggaan bagi kami semua,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan, seraya berdoa kiranya Tuhan Yang Maha Esa memberikan kekuatan, penghiburan, dan ketabahan;(Roy Iek).