Maybrat, Wabumpapua.com — Sekretaris Daerah Kabupaten Maybrat, Ferdinandus Taa, SH., M.Si memimpin apel pagi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Bupati Kabupaten Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, Senin (30/3/2026).

Dalam arahannya, Sekda mengajak seluruh ASN untuk bersyukur karena dapat kembali melaksanakan aktivitas pemerintahan setelah libur panjang. Ia juga mengingatkan para pegawai untuk tetap disiplin dalam menjalankan tugas sebelum memasuki rangkaian hari libur berikutnya yang berkaitan dengan perayaan Idul Fitri dan Paskah.
“Besok kita masih melanjutkan aktivitas seperti biasa, sedangkan libur Paskah akan dimulai pada hari Kamis dan masuk kembali hari Selasa pekan depan. Karena itu saya minta seluruh ASN tetap menjalankan tugas dengan baik,” ujar Sekda.

Selain kedisiplinan, Sekda juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat, khususnya di wilayah ibu kota kabupaten. Ia mengimbau masyarakat dan aparatur kampung untuk segera melaporkan kepada aparat keamanan apabila menemukan orang-orang yang mencurigakan.

Menurutnya, keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama agar penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan kepada masyarakat, serta pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga menyampaikan perkembangan terkait proses seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi (selter) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maybrat. Ia menjelaskan bahwa terdapat 17 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan dilelang jabatannya.
“Setiap OPD minimal harus memiliki empat pendaftar. Jika kurang dari empat orang maka seleksi akan dibuka kembali. Setelah itu akan diseleksi hingga tersisa tiga kandidat terbaik untuk diserahkan kepada bupati sebagai pejabat pembina kepegawaian,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka dan melibatkan panitia dari berbagai unsur, termasuk akademisi, perwakilan pemerintah provinsi, serta tokoh masyarakat guna memastikan transparansi dan objektivitas.

Sekda juga mengingatkan bahwa aturan kepegawaian saat ini semakin ketat. Pengangkatan jabatan, kenaikan pangkat, maupun mutasi pegawai harus mengikuti ketentuan yang berlaku. Jika tidak sesuai aturan, maka dapat berdampak pada sistem administrasi kepegawaian daerah yang bisa diblokir oleh pemerintah pusat.

Selain itu, ia meminta seluruh ASN untuk terus memperhatikan kinerja melalui sistem e-kinerja serta mengurus administrasi pangkat dan kenaikan berkala secara tertib.

Pada akhir arahannya, Sekda juga menyinggung pengelolaan dana kampung. Ia menyebut masih terdapat 11 Distrik yang kepala kampung yang belum menandatangani laporan pertanggungjawaban tahun sebelumnya oleh sekda kabupaten Maybrat yang .
“Laporan harus segera diselesaikan agar proses pencairan anggaran dana kampung tahap berikutnya bisa berjalan. Administrasi harus tertib karena ini menyangkut pertanggungjawaban kepada negara dan masyarakat,” tegasnya.

Melalui apel pagi tersebut, Sekda berharap seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maybrat dapat meningkatkan disiplin, menjaga keamanan daerah, serta menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat secara maksimal;(Ones).