Maybrat,wabumpapua.com– Wakil Bupati Maybrat, Ferdinando Solossa, S.E., menegaskan pentingnya peningkatan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN), percepatan realisasi anggaran, serta penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai langkah memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel.

Dalam arahannya pada apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maybrat, Wakil Bupati Ferdinando Solossa mengawali sambutan dengan mengajak seluruh aparatur memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas kesehatan dan kesempatan untuk terus mengabdi kepada masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa setiap ASN merupakan pelayan masyarakat yang memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan terbaik kepada warga.

Karena itu, seluruh aparatur diminta menjaga integritas, meningkatkan kedisiplinan, serta bekerja secara profesional di unit kerja masing-masing.

Menurut Ferdinando Solossa, Pemerintah Kabupaten Maybrat saat ini terus berupaya mempercepat pengelolaan dan realisasi anggaran, termasuk Dana Otonomi Khusus serta dana transfer dari pemerintah pusat. Untuk mendukung proses tersebut, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diwajibkan menyajikan data yang valid, akurat, dan terkini sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Wakil Bupati juga menyoroti menurunnya tingkat kehadiran ASN yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia menyampaikan bahwa evaluasi terhadap disiplin aparatur akan terus dilakukan berdasarkan instruksi Bupati Maybrat melalui Inspektorat.

Evaluasi tersebut mencakup seluruh pejabat yang baru dilantik, mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, hingga pejabat fungsional seperti kepala sekolah dan kepala puskesmas. Penilaian dilakukan untuk memastikan setiap pejabat mampu menjalankan tugas, fungsi, dan tanggung jawab sesuai amanah yang diberikan.
“Disiplin ASN merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Jika aparatur tidak hadir atau tidak menjalankan tugas dengan baik, maka pelayanan kepada masyarakat akan ikut terganggu,” tegas Wabub Maybrat, senin(20/7/2026).

Selain disiplin, Wakil Bupati juga meminta seluruh OPD segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan BPK meskipun Kabupaten Maybrat telah berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Menurutnya, capaian tersebut harus dipertahankan melalui penyelesaian seluruh temuan secara cepat dan tepat.

Ia menginstruksikan Inspektorat untuk memperkuat koordinasi dengan seluruh perangkat daerah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), serta penyedia jasa agar seluruh rekomendasi BPK dapat diselesaikan dan tidak kembali menjadi temuan pada tahun anggaran berikutnya.

Memasuki pertengahan tahun anggaran, Ferdinando Solossa juga mengingatkan seluruh OPD agar mempercepat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), baik belanja rutin maupun belanja modal. Menurutnya, percepatan realisasi fisik dan keuangan sangat menentukan kelancaran penyaluran dana dari pemerintah pusat pada tahap berikutnya.

Ia menegaskan bahwa setiap perangkat daerah harus memastikan seluruh pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai target, disertai laporan administrasi yang lengkap, akurat, dan disampaikan tepat waktu.

Di akhir arahannya, Wakil Bupati mengajak seluruh ASN menjadikan disiplin, akuntabilitas, dan semangat melayani sebagai budaya kerja dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, profesional, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Maybrat.
Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat kinerja birokrasi, menjaga kepercayaan publik, serta mempercepat pembangunan di Kabupaten Maybrat melalui tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat;(Ones).