Maybrat, Wabumpapua.Com — Pemerintah Kabupaten Maybrat di bawah kepemimpinan Bupati Maybrat, Karel Murafer, S.H., M.A.dan wakil Bupati Maybrat Ferdinando Solossa SE, mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan, lahan, maupun permukiman selama musim kemarau.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan mengingat kondisi cuaca yang cenderung panas dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, khususnya pada kawasan yang terdapat rumput, semak belukar, daun kering, serta lahan yang mudah terbakar.
Pemerintah Kabupaten Maybrat mengajak seluruh kepala distrik, lurah, kepala kampung, serta masyarakat untuk bersama-sama melakukan langkah pencegahan kebakaran di lingkungan masing-masing.
Masyarakat diingatkan agar tidak membuka lahan pertanian, kebun maupun pekarangan dengan cara dibakar. Selain itu, warga diminta untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama di lahan kering dan kawasan yang terdapat semak belukar.
Pemkab Maybrat juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di lokasi yang memiliki banyak rumput dan daun kering yang berpotensi mudah terbakar.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi menimbulkan api, terutama pada siang hingga sore hari ketika kondisi cuaca panas dan angin kencang.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, masyarakat juga diimbau menyiapkan alat pemadam sederhana, seperti ember berisi air, pasir, maupun peralatan lain yang dapat digunakan untuk melakukan penanganan awal apabila terjadi kebakaran.
Pemerintah Kabupaten Maybrat turut mengajak seluruh warga untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian antarsesama. Masyarakat diharapkan saling mengingatkan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun potensi kebakaran.
Apabila terjadi kebakaran, masyarakat diminta segera menghubungi warga setempat, pemerintah kampung, BPBD, atau petugas pemadam kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Pemkab Maybrat juga meminta para kepala distrik, lurah dan kepala kampung untuk berperan aktif menyampaikan imbauan tersebut kepada masyarakat melalui pertemuan warga, media sosial maupun grup WhatsApp di tingkat kampung dan lingkungan.

Bupati Maybrat Karel Murafer menegaskan bahwa upaya mencegah kebakaran merupakan tanggung jawab bersama. Dengan meningkatkan kewaspadaan, kepedulian dan semangat gotong royong, masyarakat dapat bersama-sama melindungi jiwa, harta benda serta kelestarian lingkungan.
“Mencegah kebakaran adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita jaga Maybrat bersama dengan meningkatkan kewaspadaan, kepedulian dan gotong royong,” demikian pesan Pemerintah Kabupaten Maybrat.
Pemkab Maybrat berharap seluruh masyarakat dapat mendukung imbauan tersebut sehingga wilayah Kabupaten Maybrat terhindar dari ancaman kebakaran hutan, lahan dan permukiman selama musim kemarau;(Ones).




komentar terbaru