Maybrat, wabumpapua.com– Tokoh pemuda Distrik Mare, Mikael Angelo Bame, SP, mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pemuda dan intelektual di Distrik Mare, untuk tetap menjaga persatuan dan tidak terprovokasi oleh berbagai opini yang dapat memecah belah kebersamaan pasca pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maybrat.

Imbauan tersebut disampaikan menyikapi dinamika yang terjadi setelah pelantikan pejabat Eselon II, III, dan IV yang dilakukan oleh Bupati Maybrat Karel Murafer, SH., MA bersama Wakil Bupati Ferdinando Solossa pada 28 April 2026.

Menurut Mikael, pelantikan tersebut merupakan langkah pemerintah daerah untuk mengisi jabatan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
“Kami sebagai tokoh pemuda Distrik Mare mengimbau kepada seluruh pemuda, pemudi, dan masyarakat agar tidak saling mengadu domba atau membangun opini yang dapat memecah belah persatuan kita. Mari kita menjaga keamanan dan kenyamanan bersama demi kelancaran pembangunan dan pelayanan pemerintah di Distrik Mare,” ujar Mikael, Kamis (30/4/2026).

Ia juga menegaskan bahwa setiap pejabat yang dilantik, baik pada jabatan Eselon II, III maupun IV, merupakan putra-putri terbaik daerah yang telah melalui tahapan seleksi serta pertimbangan sesuai aturan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berlaku.
Menurutnya, kepala daerah memiliki kewenangan dalam mengambil keputusan terkait penempatan pejabat, namun tetap harus mengikuti regulasi dan mekanisme yang telah ditetapkan dalam sistem kepegawaian.
“Kami percaya bahwa keputusan yang diambil oleh Bupati dan Wakil Bupati tentu telah melalui proses seleksi serta pertimbangan sesuai aturan ASN yang berlaku. Saat ini regulasi ASN sangat ketat sehingga setiap kebijakan harus mengikuti ketentuan yang ada,” jelasnya.

Mikael juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Maybrat karena dalam pelantikan tersebut terdapat sejumlah putra-putri asal Mare yang dipercaya mengisi beberapa jabatan di OPD, baik pada level Eselon II, III maupun IV.
“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati karena sebagian anak Mare juga diberi kepercayaan untuk mengisi jabatan di beberapa OPD. Ini merupakan berkat Tuhan yang patut kita syukuri bersama,” katanya.

Ia berharap seluruh pihak dapat menerima keputusan tersebut dengan bijak serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
“Kami mengingatkan agar tidak ada gerakan-gerakan yang dapat menimbulkan kekacauan atau keributan. Mari kita bersama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kita masing-masing, sehingga pembangunan dan pelayanan pemerintah dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.

Sebagai tokoh pemuda, Mikael juga mengajak seluruh masyarakat Distrik Mare untuk mendukung pejabat yang telah dilantik agar dapat menjalankan amanah dengan baik demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Maybrat, khususnya Distrik Mare(Ones).