Maybrat, Wabumpapua.com — Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Maybrat, Hendrik Fraswi, S.E., M.AP., melaporkan pelaksanaan dan hasil keikutsertaan Kontingen Kwarcab Maybrat pada Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.
Laporan tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan penyambutan dan penerimaan kembali Kontingen Kwarcab Maybrat setelah mengikuti seluruh rangkaian Jamnas XII 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Maybrat, jajaran pemerintah daerah, pengurus Kwarcab, para pembina dan pendamping, orang tua peserta, serta anggota Pramuka Kabupaten Maybrat.
Dalam laporannya, Hendrik Fraswi menjelaskan bahwa keikutsertaan Kwarcab Maybrat dalam Jamnas XII 2026 didasarkan pada undangan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka serta keputusan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Papua Barat Daya.
Menurutnya, keikutsertaan tersebut merupakan bagian dari upaya pengembangan dan pembinaan anggota Gerakan Pramuka di Kabupaten Maybrat.
Adapun tujuan keikutsertaan kontingen, antara lain meningkatkan partisipasi aktif Gerakan Pramuka Maybrat dalam kegiatan kepramukaan tingkat nasional, menjalin persaudaraan dan pertukaran pengalaman dengan peserta dari seluruh Indonesia, memperkenalkan kekayaan budaya serta potensi daerah Maybrat dan Papua Barat Daya, serta meningkatkan keterampilan, kedisiplinan dan semangat kebersamaan anggota Pramuka.
Jamnas XII Tahun 2026 mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”
Hendrik menjelaskan, keberangkatan kontingen dimulai pada 27 Juli 2026. Kontingen kemudian menjalani masa persiapan sebelum memasuki arena perkemahan pada 10 Agustus 2026. Sementara rangkaian utama Jamnas berlangsung pada 13 hingga 20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.
Kontingen Kwarcab Maybrat berjumlah 58 orang, terdiri atas 32 peserta Jamnas, enam pembina dan pendamping, 17 pembina pendukung, dua tenaga medis, serta satu personel keamanan.
Sebelum keberangkatan, persiapan kontingen dilakukan secara bertahap dan terencana, meliputi pembentukan panitia, proses seleksi peserta, pembekalan materi kepramukaan, latihan, serta penggalangan dukungan.
Dari keikutsertaan tersebut, kontingen Maybrat berhasil memperoleh sejumlah kepercayaan dan pengalaman penting.
Hendrik menyampaikan bahwa salah satu peserta dari kontingen Maybrat dipercaya menjadi pemimpin upacara pada saat pelepasan kontingen di halaman Kantor Gubernur Papua Barat Daya di Kota Sorong.
Selain itu, empat anggota kontingen Maybrat juga dipercaya bergabung dalam rombongan atraksi koloni tongkat yang ditampilkan dalam rangkaian peringatan Hari Pramuka.
“Sebentar lagi mereka akan memperagakan aksi koloni tongkat di hadapan kita,” ujar Hendrik dalam laporannya.
Ia juga menyampaikan bahwa seluruh peserta, pembina dan pendamping telah mengikuti rangkaian kegiatan Jamnas dengan baik dan lengkap serta berhak menerima Tiska (Tanda Ikut Serta Kegiatan) Jamnas XII Tahun 2026.
Tidak hanya dalam kegiatan kepramukaan, kontingen Maybrat turut memperkenalkan budaya daerah melalui berbagai penampilan di panggung utama maupun panggung pasar Jamnas.
Menurut Hendrik, penampilan budaya Kontingen Maybrat dan Papua Barat Daya mendapat perhatian luar biasa dari para peserta Jamnas, termasuk peserta dari berbagai daerah di Indonesia maupun peserta dari luar negeri yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Selain itu, stand pameran Kwarcab Maybrat juga mendapat banyak kunjungan dari peserta Jamnas maupun unsur pimpinan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
Dari sisi kesehatan, Hendrik menyampaikan bahwa secara umum seluruh anggota kontingen dalam kondisi sehat. Meskipun terdapat beberapa peserta yang mengalami batuk dan pilek akibat perubahan cuaca yang cukup signifikan antara daerah asal dan lokasi perkemahan, seluruh gangguan kesehatan dapat ditangani dengan baik oleh tim medis.
“Berkat kerja keras dan dedikasi tim medis atau kesehatan yang bekerja luar biasa dengan penuh semangat, seluruh gangguan kesehatan dapat segera ditangani,” katanya.
Hendrik juga menyampaikan rasa syukur karena seluruh anggota kontingen dapat kembali ke Kabupaten Maybrat dengan selamat.
Atas nama Kwarcab Maybrat dan seluruh kontingen, ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Maybrat beserta jajaran pemerintah daerah yang telah memberikan perhatian dan dukungan terhadap keikutsertaan kontingen Maybrat dalam Jamnas XII 2026.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Wakil Bupati Maybrat bersama rombongan yang telah berkunjung langsung untuk melihat kondisi dan memberikan dukungan kepada para peserta kontingen Maybrat di Bumi Perkemahan Cibubur.
Hendrik turut memberikan apresiasi kepada seluruh orang tua peserta yang telah memberikan kepercayaan kepada Gerakan Pramuka untuk membina, mendidik dan membimbing anak-anak mereka selama mengikuti Jamnas XII Tahun 2026.
“Berkat doa dan dukungan bapak dan ibu, seluruh anak-anak kita telah kembali dengan selamat dan membawa pengalaman yang sangat berharga. Semoga kepercayaan ini terus terjalin demi kemajuan anak-anak kita,” ungkapnya.
Di akhir laporannya, Hendrik menyampaikan bahwa laporan lengkap mengenai keikutsertaan Kontingen Kwarcab Maybrat, termasuk laporan keuangan, akan disampaikan secara terpisah kepada Bupati Maybrat selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Maybrat.
Sebagai bagian dari prosesi penerimaan kembali kontingen, Kwarcab Maybrat juga menyerahkan kembali Bendera Kontingen Kwarcab Maybrat kepada Bupati Maybrat yang dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Wakil Bupati.
Penyerahan bendera tersebut menjadi simbol berakhirnya tugas Kontingen Kwarcab Maybrat dalam mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026 sekaligus menjadi bagian dari persiapan untuk kegiatan-kegiatan kepramukaan berikutnya.
Hendrik berharap dukungan pemerintah daerah, para pembina, pengurus Kwarcab, orang tua, dan seluruh masyarakat terus diberikan untuk mendukung kemajuan Gerakan Pramuka di Kabupaten Maybrat.
Salam Pramuka(Ones).




komentar terbaru