Teminabuan, wabumpapua.com – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV Papua melakukan kunjungan monitoring ke Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH-SOS) Oyo Papua Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Senin (15/9/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di ruang kantor STIH-SOS Oyo Papua di Kampung Persiapan Mare, Distrik Teminabuan.
Akhmad A. Natsir, S.Kom., selaku Penelaah Teknis Kebijakan Tim Monitoring LLDIKTI Wilayah XIV Papua, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap kesiapan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang baru berdiri.
“STIH-SOS Oyo Papua Teminabuan tahun ini baru mendapat SK Operasional dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Jadi saat ini kami melakukan monitoring terkait data dosen dan calon mahasiswa,” jelasnya.
Ia menambahkan, salah satu syarat utama yang harus segera dipenuhi adalah ketersediaan tenaga dosen tetap.
“Satu program studi minimal harus memiliki lima dosen dengan kualifikasi pendidikan magister. Itu menjadi prioritas untuk dilengkapi. Setelah itu baru dapat diproses akreditasi program studi,” lanjutnya.
Selain dosen, pihak kampus juga diminta untuk segera melengkapi data mahasiswa agar dapat diinput ke sistem Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
Sementara itu, Ketua STIH-SOS Oyo Papua Teminabuan, Yoseph Bless, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan diskusi dengan tim monitoring untuk membenahi sejumlah hal mendasar.
“Kami sepakat ada dua hal penting yang harus segera dilengkapi, yakni dosen tetap dan operator IT. Operator sangat penting dalam pengelolaan perguruan tinggi karena semua data harus dikelola secara digital,” ujar Yoseph.
Ia menegaskan bahwa STIH-SOS Oyo Papua Teminabuan merupakan satu-satunya kampus S1 Hukum di Sorong Selatan yang telah mendapat izin resmi. Kampus ini, kata Yoseph, hadir dengan slogan “Kampus yang Berpihak pada Hukum Adat Papua”.
Yoseph juga mengajak masyarakat memanfaatkan kehadiran kampus ini sebagai sarana pendidikan, termasuk ASN, TNI, Polri, maupun masyarakat umum di Sorong Selatan dan Kabupaten Maybrat.
“Kampus ini sudah online melalui PDDikti. Jadi silakan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan studi hukum untuk mendaftar di sini,” tutupnya.




komentar terbaru