Maybrat, Wabumpapua.Com — Sebanyak 387 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maybrat dijadwalkan mengikuti kegiatan pembelajaran dan pembekalan mulai 7 September 2026.
Bupati Maybrat Karel Murafer, S.H., M.A., dalam arahannya menegaskan bahwa seluruh CPNS harus mengikuti setiap tahapan pembelajaran dengan serius dan tidak menganggap kegiatan tersebut hanya sebagai formalitas.
Kegiatan pembelajaran akan dibuka di Kabupaten Maybrat dan berlangsung secara intensif selama enam hari. Setelah mengikuti pembelajaran di kelas, para peserta akan melanjutkan dengan kegiatan orientasi serta penyesuaian di lingkungan kantor masing-masing.
Bupati Karel Murafer meminta para CPNS memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempersiapkan diri menjadi aparatur negara yang profesional, disiplin dan bertanggung jawab.
“Jangan main-main. Kalian yang masuk ini adalah orang-orang yang beruntung. Dari sekian ribu orang, hanya ratusan yang terpilih. Karena itu harus bersyukur kepada Tuhan dan mengikuti seluruh proses dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.
Menurut Bupati, menjadi ASN bukan hanya soal mendapatkan pekerjaan, tetapi juga merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab kepada negara dan masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa proses menjadi ASN pada masa lalu tidak mudah. Karena itu, generasi ASN saat ini diminta memanfaatkan perkembangan teknologi untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas kerja.
Bupati mendorong para pegawai agar mampu menguasai teknologi, mengoperasikan komputer, menyusun karya tulis serta memahami tugas dan tanggung jawab sesuai bidang masing-masing.
“Tidak ada sesuatu yang sulit di republik ini kalau kita mau berusaha. Tetapi kalau semua santai, kita sendiri yang akan susah,” ujar Karel Murafer, Kamis (3/9/2026).
Bupati Maybrat juga menyampaikan bahwa Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan mengikuti kegiatan orientasi yang direncanakan berlangsung pada November 2026.
Orientasi tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dan diikuti PPPK dari sektor pendidikan, kesehatan maupun formasi umum.
Bupati meminta seluruh PPPK memahami kedudukan serta tanggung jawab mereka sebagai bagian dari aparatur pemerintah.
Menurutnya, loyalitas, kedisiplinan dan sikap sopan santun terhadap pimpinan merupakan hal penting yang harus dimiliki setiap aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Yang penting tunjukkan loyalitas, disiplin dan sopan santun terhadap atasan. Itu yang menjadi perhatian utama,” katanya.
Ia juga meminta seluruh peserta segera melengkapi berbagai persyaratan administrasi yang telah ditetapkan panitia agar seluruh tahapan pembelajaran dan orientasi dapat berjalan dengan baik.
Dalam arahannya, Bupati Karel Murafer turut mengingatkan seluruh aparatur, khususnya generasi muda, agar menjaga perilaku dan pola hidup serta menghindari konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.
Ia menilai perilaku tersebut dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas yang bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga dapat berdampak terhadap keluarga dan lingkungan sekitar.
Bupati menegaskan bahwa status sebagai aparatur negara membawa tanggung jawab besar sehingga setiap pegawai harus mampu menjaga nama baik diri sendiri, keluarga dan pemerintah daerah.
“Jaga diri. Jangan sampai karena kelalaian sendiri, hidup kita menjadi sia-sia. Kita harus mampu mempertahankan hidup dan menjalankan tugas dengan baik,” pesannya.
Bupati berharap para CPNS dan PPPK yang telah mendapatkan kesempatan menjadi bagian dari aparatur Pemerintah Kabupaten Maybrat dapat menunjukkan komitmen, disiplin, loyalitas serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat;(Ones).




komentar terbaru