untukMaybrat, WabupPapua.com – Wakil Bupati Kabupaten Maybrat, Ferdinando Salossa, bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tahun 2026 yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Maybrat, Senin (26/4/2026).
Upacara tersebut diikuti oleh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta peserta upacara lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maybrat. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Otonomi Daerah yang setiap tahunnya diperingati pada tanggal 25 April.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Maybrat membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan pelayanan publik, mempercepat pemerataan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.
Tema peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tahun ini menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam mengelola potensi daerah sekaligus menjaga kesatuan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam sambutan tersebut juga dijelaskan sejumlah langkah strategis yang perlu dilakukan pemerintah daerah, antara lain integrasi perencanaan dan penganggaran antara pemerintah pusat dan daerah, reformasi birokrasi berbasis hasil melalui digitalisasi pemerintahan, serta penguatan kemandirian fiskal daerah guna mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.
Selain itu, pemerintah daerah juga didorong untuk meningkatkan kolaborasi antar daerah dalam menangani berbagai persoalan lintas wilayah seperti pengelolaan lingkungan, pengendalian banjir, pengelolaan sampah, serta pengembangan ekonomi regional.
Pemerintah juga menekankan pentingnya peningkatan layanan dasar kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, air bersih, sanitasi, serta perlindungan sosial, guna mengurangi kesenjangan antara daerah maju dan daerah tertinggal, termasuk wilayah terluar dan terpencil.
Lebih lanjut, dalam sambutan tersebut juga disampaikan beberapa fokus pembangunan nasional yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah, di antaranya upaya mewujudkan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air, penguatan kewirausahaan untuk membuka lapangan kerja, peningkatan akses dan kualitas pendidikan, serta pemerataan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah juga diminta terus mendorong reformasi birokrasi dan penegakan hukum guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi.
Di akhir sambutan, disampaikan pula bahwa pelaksanaan kegiatan pemerintahan, termasuk peringatan Hari Otonomi Daerah, harus dilakukan secara sederhana, efisien, dan menghindari pemborosan anggaran, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.
Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tahun 2026 diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat serta kemajuan bangsa Indonesia(Ones).




komentar terbaru