Maybrat, wabumpapua.com — Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Papua Barat Dayan Edi Sunardi bersama tim dijadwalkan tiba di Kabupaten Maybrat pada pagi ini, dalam rangka melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bergerak di sektor ketahanan pangan.

Kunjungan tersebut difokuskan untuk mengevaluasi kinerja OPD terkait, seperti Dinas Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, serta beberapa dinas lainnya yang memiliki keterkaitan langsung dengan program ketahanan pangan daerah.

Wakil Bupati Maybrat Ferdinando Solossa menjelaskan bahwa pemeriksaan ini penting untuk memastikan agar program-program pemerintah daerah benar-benar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota. “Kami berharap hasil pemeriksaan BPK ini menjadi bahan evaluasi yang akan dipresentasikan sehingga jelas mana yang sudah baik dan mana yang perlu diperbaiki,” ungkap wabup Maybrat, senin(22/9/2023).

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah harus menjadikan catatan BPK sebagai perhatian serius dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan anggaran. “Sektor pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan harus memiliki target capaian yang terukur, dengan output, outcome, dan manfaat yang jelas. Tata kelolanya harus sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” tambah Wabup.

Lebih lanjut, Ferdinando menekankan bahwa hal-hal positif yang sudah dicapai OPD akan terus ditingkatkan, sementara kekurangan yang ditemukan menjadi dasar perbaikan tata kelola ke depan. “Kami ingin anggaran berbasis kinerja benar-benar berjalan dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” pungkasnya.