Temel, wabumpapua.com— Wujud solidaritas dan semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh warga Kampung Temsos Raya.

Pada Kamis (3/10/2025), puluhan laki-laki dari kampung tersebut kompak membantu keluarga Melkianus S. Tahoba memindahkan sebuah perahu dari Dusun Befkok ke Kali Sykuut (juga dikenal sebagai Kladut), sejauh kurang lebih 5 kilometer.

Perahu yang dibawa tersebut merupakan milik pribadi keluarga dan dipindahkan secara manual melalui jalur darat yang cukup menantang. Proses ini melibatkan pembakaran ringan untuk membersihkan badan perahu dari lumut dan kotoran, sebelum dipikul secara bergantian oleh warga menuju lokasi sungai.

Kepada media ini, salah satu warga mengatakan bahwa kegiatan gotong royong seperti ini sudah menjadi tradisi turun-temurun di Kampung Temsos Raya.

“Ini bukan sekadar membantu angkut perahu, tapi bentuk kebersamaan dan rasa saling memiliki antarwarga. Kalau satu keluarga butuh bantuan, yang lain pasti datang,” ujar Yoram lokden seorang tokoh pemuda setempat.

Kali Sykuut sendiri merupakan salah satu aliran sungai penting di wilayah tersebut, yang kerap digunakan warga untuk aktivitas transportasi air, mencari ikan, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Perahu yang dipindahkan ini direncanakan akan digunakan untuk keperluan keluarga dalam mendukung aktivitas ekonomi dan sosial.Keluarga Melkianus S. Tahoba menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan dari masyarakat Kampung Temsos Raya yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan kebersamaan dalam proses pemindahan tersebut.

“Kami sekeluarga sangat bersyukur dan berterima kasih. Ini bukti bahwa budaya gotong royong masih hidup dan kuat di tengah masyarakat kita,” ujar Melkianus Tahoba.

Dengan semangat kolektif dan nilai-nilai adat yang dijunjung tinggi, masyarakat Temsos Raya sekali lagi menunjukkan bahwa kekuatan sebuah kampung tidak hanya ada pada pembangunan fisik, tetapi juga dalam kekompakan warganya.