Teminabuan,wabumpapua.com– Sukacita dan haru mewarnai peresmian Pasar Obor Wernas yang terletak di pertigaan Kampung Wernas, Distrik Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya;Minggu (5/10/2025).
Momen ini menjadi tonggak harapan baru bagi para mama Papua, khususnya di Kampung Wernas, untuk kembali beraktivitas dalam menjual hasil kebun mereka secara layak dan aman.
Pasar ini diresmikan secara sederhana namun penuh makna oleh Pdt. Eluh Catur S., S.Th, dari Gereja Kemah Injil Indonesia Jemaat Pos PI Maria, Jalan Sengget. Dalam arahannya, Pdt. Eluh menyampaikan apresiasi atas semangat mama-mama Papua yang terus berjuang dan berinisiatif menghadirkan ruang usaha baru yang lebih manusiawi dan representatif.
“Kami melihat bahwa perjuangan mama Papua ini bukan hanya soal berdagang, tapi juga perjuangan untuk martabat dan keberlangsungan hidup. Semoga tempat ini menjadi berkat,” ujar Pdt. Eluh.
Pembangunan Pasar Obor Wernas merupakan respons atas kondisi sebelumnya, di mana pasar lama harus dibongkar karena berdiri di atas tanah milik pribadi yang telah dijual. Kondisi ini memaksa para mama Papua untuk berjualan secara tidak layak di pinggir jalan, yang tidak hanya mengganggu kenyamanan tetapi juga membahayakan keselamatan mereka.
Menanggapi hal ini, para mama Papua bersama intelektual muda Kampung Wernas berinisiatif untuk membangun kembali pasar dengan swadaya. Proses pembangunan pasar yang hanya memakan waktu sekitar dua minggu ini membuktikan kekompakan dan tekad masyarakat lokal dalam memperjuangkan hak-hak ekonomi perempuan Papua.
Pasar Obor Wernas memiliki panjang 13 meter dan lebar 3 meter, cukup untuk menampung aktivitas jual beli hasil kebun seperti keladi, pisang, sayur-mayur, dan pinang yang menjadi andalan ekonomi keluarga mama Papua.
Pembangunan pasar ini didanai secara gotong-royong melalui subsidi dari para mama Papua sendiri serta dukungan dari intelektual muda Kampung Wernas. Beberapa pihak yang turut memberikan sumbangan baik dalam bentuk uang maupun material antara lain:Yusak Flasi, Anggota DPRD Kabupaten Sorong Selatan dari Partai PKB,Darius Kehek, Intelektual Kampung Wernas,Origenes Karsau,Komunitas Mama Papua Kampung Wernas
Jekson Kehek, salah satu intelektual muda Kampung Wernas, menyampaikan harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan agar melihat fenomena ini sebagai gambaran nyata persoalan ekonomi masyarakat adat, khususnya mama Papua.
“Mama-mama ini hanya hidup dari hasil kebun dan berjualan pinang. Kami minta pemerintah melihat hal ini bukan hanya di Wernas, tetapi juga di seluruh Teminabuan. Segera siapkan lahan dan bangun pasar tradisional yang layak bagi mama Papua,” ujar Jekson.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga semangat gotong-royong dan berharap dukungan yang lebih luas dari pemangku kepentingan agar perjuangan mama Papua terus mendapat tempat dan perhatian.
Pasar Obor Wernas kini menjadi simbol ketahanan ekonomi lokal dan bukti nyata semangat juang mama Papua dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi keluarga dan komunitas mereka.
“Kiranya Tuhan memberkati semua pihak yang telah membantu dan mendukung. Ini adalah langkah kecil yang berdampak besar,” tutup Jekson Kehek (Roy Iek).




komentar terbaru