Maybrat, wabumpapua.com— Pemerintah Kabupaten Maybrat melalui Dinas Perikanan dan Peternakan menyalurkan bantuan 18 unit perahu tradisional tanpa motor kepada para nelayan di Distrik Ayamaru Tengah, serta 4 ton ikan lele untuk kelompok rentan stunting di 24 distrik se-Kabupaten Maybrat.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Maybrat, Karel Murafer, di Johafah, Selasa (14/10/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Penyediaan Sarana dan Prasarana (Sarpras) Pemberdayaan Usaha Nelayan Skala Kecil, yang dibiayai melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Karel Murafer menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, sekaligus wujud nyata komitmen dalam menekan angka stunting di Kabupaten Maybrat.

“Pemerintah hadir untuk membantu masyarakat nelayan agar dapat meningkatkan hasil tangkapan dan kesejahteraan keluarganya. Bantuan ikan lele ini juga merupakan langkah konkret dalam memperbaiki gizi anak-anak dan ibu hamil di seluruh distrik,” ujar Bupati Karel Murafer.

Bupati juga berharap agar seluruh penerima bantuan dapat memanfaatkan sarana tersebut secara baik dan bertanggung jawab, serta menjaga agar perahu tetap awet dan bermanfaat dalam jangka panjang.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Maybrat menjelaskan bahwa bantuan ini diberikan berdasarkan hasil verifikasi lapangan terhadap kelompok nelayan aktif di wilayah Maybrat. Pihaknya juga menegaskan program pemberdayaan ini akan terus dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya.

“Kami ingin agar nelayan kecil di Maybrat semakin mandiri dan produktif. Untuk bantuan ikan lele, kami bekerja sama dengan kelompok tani perikanan agar distribusinya tepat sasaran dan membantu peningkatan gizi masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan penyerahan bantuan turut dihadiri oleh para kepala distrik, tokoh masyarakat, serta penerima manfaat dari beberapa kampung, di antaranya Hohoyar, Rindu, Bawyy, Men, Isme, Fiane, Yohwair, dan Karetubun, yang tersebar di Distrik Ayamaru Tengah dan Ayamaru Utara.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Maybrat menegaskan komitmennya untuk membangun ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, serta memperkuat upaya penanggulangan stunting menuju masyarakat Maybrat yang sehat, produktif, dan sejahtera.