Belanda, wabumpapua.com – Penerima dan penggerak utama pelayanan Visiun Athena menegaskan bahwa gerakan rohani ini sepenuhnya berbeda dari proyek-proyek duniawi yang sarat kepentingan pribadi maupun politik. Pernyataan tersebut disampaikan dalam surat rohani kepada Dr. Sefnat Kambu, sebagai bentuk penegasan arah dan prinsip pelayanan Visiun Athena di Tanah Papua.

Dalam penjelasannya, ia menegaskan bahwa Visiun Athena merupakan panggilan dan Amanat langsung dari Tuhan Yesus Kristus di Athena, yang diterima pada 31 Januari 1985, bukan program organisasi atau lembaga dunia. Karena itu, pemimpin pelayanan ini memiliki tanggung jawab untuk menunjuk pribadi yang dinilai memiliki komitmen penuh, karakter sederhana, rendah hati, menghormati sesama, dan siap bekerja keras sepenuhnya untuk Tuhan.

“Saya masih hidup, dan saya memiliki otoritas dan kewenangan dari Tuhan Yesus untuk menunjuk orang yang memiliki komitmen penuh untuk melaksanakan Amanat firman Tuhan Yesus dalam Visiun Athena,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa pelayanan ini tidak bisa dijalankan secara paruh waktu (part-time) karena Injil harus diberitakan dengan totalitas, sebagaimana para rasul di masa awal gereja. Ia mencontohkan bahwa Injil keselamatan tidak akan sampai ke ujung bumi — termasuk Tanah Papua — jika para rasul hanya bekerja setengah hati.

Setelah melalui doa dan pertimbangan rohani yang panjang, ia menyebut telah menemukan pribadi yang dianggap tepat, yakni Nebrianus Kambuaya, untuk memimpin pelayanan Visiun Athena di Provinsi Papua Barat dan seluruh Tanah Papua.

“Saudara Nebrianus tidak bertanggung jawab kepada saya, tetapi bertanggung jawab penuh kepada Tuhan Yesus selaku Firman yang Kekal,” ujarnya.

Penunjukan Nebrianus Kambuaya ini juga mendapatkan dukungan rohani dari Pastor Benjamin Berger dan Pastor Reuven Berger dari Gereja Anak Domba di Gunung Sion, Yerusalem. Kedua pastor tersebut memberikan Surat Kepercayaan sebagai bentuk dukungan resmi terhadap pelayanan Visiun Athena di Papua. Mereka dikenal memiliki hubungan pelayanan yang akrab selama lebih dari 30 tahun dengan penerima pelayanan Visiun Athena.

Ia menambahkan, salah satu alasan penting penunjukan Nebrianus adalah karena yang bersangkutan tidak terikat pada jabatan pemerintahan, legislatif, maupun bisnis, sehingga dapat bekerja penuh waktu untuk melayani Tuhan dan firman-Nya.

Kini, pelayanan Visiun Athena sedang berkembang pesat bersama sejumlah pendeta dari berbagai denominasi gereja di Sorong dan wilayah lainnya di Tanah Papua. Gerakan ini diharapkan menjadi sarana kesatuan gereja-gereja dalam memberitakan Injil Kristus dan mendoakan keselamatan bangsa-bangsa, khususnya pertobatan dan keselamatan bangsa Israel.

“Tuhan Yesus di Sorga bersama Roh Kudus di bumi bekerja tanpa henti untuk memberitakan Injil Kristus, dan memanggil semua orang Kristen untuk berdoa bagi pertobatan dan keselamatan bangsa Yahudi dan Israel. Tuhan Yesus juga memanggil semua orang Papua untuk bergabung dalam pelayanan ini,” ungkapnya penuh semangat.

Di akhir pesannya, ia berharap Dr. Sefnat Kambu dan seluruh hamba Tuhan di Papua dapat memahami dan mendukung keputusan rohani tersebut.

“Keputusan ini bukan hanya hasil pertimbangan manusia, tetapi juga dimonitor dari Sorga. Kiranya Tuhan Yesus memberkati kita semua,” tutupnya.