Sorong,wabumpapua.com — Jemaat GPdI Bukit Sion Malanu, Kota Sorong, melaksanakan ibadah khusus pada Selasa (18/11) dengan firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Sthepanus Worait, S.Th. Dalam khotbahnya, hamba Tuhan ini membawakan tema: “Tidak Dilupakan oleh Tuhan.”

Dalam penyampaiannya, Pdt. Worait menegaskan bahwa Tuhan tidak pernah melupakan bangsa Israel, dan melalui pelajaran sejarah Alkitab, gereja-gereja masa kini juga harus melihat kembali hubungan rohani dengan Israel sebagaimana tertulis dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.

Mengutip Kejadian 12:1–3, Pdt. Worait menjelaskan bahwa pemilihan bangsa Israel dimulai dari inisiatif Allah sendiri melalui panggilan kepada Abraham. Tuhan menetapkan Israel sebagai bangsa pilihan yang akan menjadi saluran berkat bagi bangsa-bangsa lain.

Hal ini ditegaskan kembali dalam: Galatia 3:14 — Berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa melalui Kristus.Galatia 3:16 — Janji itu diberikan kepada “keturunan” yaitu Kristus.Galatia 3:29 — Orang percaya yang ada di dalam Kristus adalah ahli waris janji Abraham.

“Gereja lahir dari Israel, bukan Israel lahir dari gereja,” tegas Pdt. Worait, merujuk pada peristiwa Pentakosta di Kisah Para Rasul 1–2 di mana 3.000 orang Yahudi bertobat dan menjadi jemaat mula-mula. Karena itu, menurutnya, orang Kristen dan Israel memiliki hubungan rohani yang tidak dapat dipisahkan.

Dalam bagian lain, Pdt. Worait mengajak jemaat merenungkan janji Tuhan tentang pemulihan Sion melalui pembacaan Yesaya 49:14–16 dan Roma 11:1, yang menegaskan bahwa Tuhan tidak menolak umat-Nya dan selalu mengingat mereka bahkan “menuliskannya di telapak tangan-Nya.”

Puncak pesan firman Allah dipertegas melalui Wahyu 5:5, yang menyatakan bahwa Yesus Kristus—Singa dari suku Yehuda, tunas Daud—telah menang, sehingga Ia layak membuka gulungan kitab dan meterainya.

Ibadah berlangsung khusyuk dan dihadiri oleh jemaat GPdI Bukit Sion Malanu. Melalui firman yang disampaikan, Pdt. Sthepanus Worait mengingatkan jemaat bahwa sebagaimana Tuhan tidak melupakan Israel, demikian pula Ia tidak akan melupakan kehidupan umat-Nya yang percaya dan tetap setia.