Raja Ampat,wabumpapua.com— Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Bapperida, Dinas Sosial, Inspektorat, serta didukung Bank BRI, melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) Program Perlindungan Hari Tua (Paitua) pada Sabtu, 22 November 2025.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kampung Samate, Distrik Salawati Utara, Kabupaten Raja Ampat.

Monitoring ini merupakan tahap terakhir dari pelaksanaan Program Paitua yang merupakan program Pejabat Gubernur Papua Barat Daya pada periode 2023–2024. Program ini sebelumnya mengalami keterlambatan pelaksanaan akibat adanya efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat, sehingga Pemprov Papua Barat Daya memfokuskan serapan anggaran pada program-program prioritas lainnya.

Sekretaris Bapperida Provinsi Papua Barat Daya, Fransiskus Krimadi, SE, M.Ec.Dev, dalam arahannya menjelaskan bahwa pelaksanaan monitoring ini merupakan tindak lanjut dari hasil pemeriksaan BPK terhadap program Paitua tahun anggaran 2023–2024, yang harus tetap dijalankan dengan pengawasan penuh oleh Inspektorat.

Ia menegaskan bahwa Program Perlindungan Hari Tua Paitua bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) dan menjadi program strategis bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
Pada pelaksanaannya, pemerintah provinsi mengalokasikan bantuan sebesar Rp150.000, dan pemerintah kabupaten/kota menambahkan Rp100.000 per keluarga penerima, yang disalurkan selama satu tahun.

Dari hasil monitoring yang telah dilakukan di lima kabupaten dan satu kota, masyarakat secara umum sangat mengapresiasi program Paitua karena bantuan tersebut dirasakan langsung manfaatnya oleh para lansia atau warga lanjut usia.

Meski untuk sementara program ini dihentikan, Fransiskus Krimadi menyebutkan bahwa beberapa pemerintah kabupaten/kota berkomitmen untuk tetap melanjutkan program ini secara mandiri ke depan.

Kepala Kampung Samate, Rizky G. Arfan, dalam arahannya juga menyampaikan apresiasi masyarakat terhadap program Paitua.

“Atas nama masyarakat, kami sangat berterima kasih karena program ini benar-benar menyentuh langsung kebutuhan warga, khususnya para lansia,” ujarnya.
Ia berharap agar program Paitua dapat kembali dilaksanakan pada tahun mendatang, dan masyarakat siap untuk menyambut kelanjutan program tersebut;(Roy Iek).