Maybrat, Wabupapua.com — Peletakan batu pertama pembangunan jembatan di Kampung Aisyo, Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, dilaksanakan pada Senin (6/4/2026) pukul 08.30 hingga 10.00 WIT. Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi jembatan Kampung Aisyo, Jalan Aisyo–Kumurkek, dan dilakukan secara serentak melalui video conference (vicon) bersama jajaran Korem 181/PVT.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dandim 1809/Maybrat, Letkol Inf Arif Setyo Utomo, dan diikuti sekitar 30 peserta yang terdiri dari unsur TNI, pemerintah distrik, pemerintah kampung, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Pjs Kasdim 1809/Maybrat Mayor Inf Anwar Koly, Pasi Ter Kodim 1809/Maybrat Kapten Inf Samuel Tamaela, Danunit Kodim 1809/Maybrat Letda Inf Terianus Jitmau, Danramil 1809-02/Aifat Kapten Inf Jaya Yanis, Kepala Distrik Aifat Yonaf Safuf, S.Sos, Kepala Distrik Aifat Timur Tengah Ignasius Asem, Kepala Kampung Aisyo Manfred Baho, Kepala Kampung Kumurkek Nataniel Saa, tokoh pemuda Aifat Niko Kocu, para Babinsa Koramil 1809-02/Aifat, serta masyarakat Kampung Aisyo.

Dalam pemaparan melalui vicon, Danrem 181/PVT Brigjen TNI Slamet Riadi, S.I.P., menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan program pemerintah pusat melalui Presiden Republik Indonesia yang bertujuan mendukung mobilisasi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah yang setiap hari harus menyeberang untuk mengakses pendidikan.

Menurutnya, pembangunan jembatan ini direncanakan berlangsung selama kurang lebih 30 hari atau sekitar satu bulan.

Ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan tidak hanya sekadar proyek fisik, tetapi juga merupakan simbol kehadiran negara dan TNI di tengah masyarakat. Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat melalui semangat gotong royong.

Selain itu, keberadaan jembatan juga dinilai penting untuk menjaga stabilitas wilayah. Dengan akses transportasi yang lebih baik, pemantauan wilayah serta respon terhadap berbagai situasi darurat, baik bencana maupun keamanan, dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif.

Sementara itu, Kepala Kampung Aisyo Manfred Baho menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI yang telah membantu masyarakat dalam pembangunan jembatan di kampung tersebut.

Ia mengatakan, kehadiran jembatan akan sangat membantu aktivitas masyarakat, terutama anak-anak yang menempuh pendidikan dasar maupun pendidikan lanjutan, sehingga akses menuju sekolah menjadi lebih mudah dan aman.

Dandim 1809/Maybrat Letkol Inf Arif Setyo Utomo dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa awalnya kegiatan pembangunan direncanakan dilaksanakan di Kampung Aisa, Distrik Aifat Timur. Namun karena mempertimbangkan kondisi keamanan wilayah, kegiatan dipindahkan ke lokasi yang dianggap lebih aman.

Ia juga berharap masyarakat dapat memberikan dukungan penuh serta turut menjaga para anggota TNI yang akan melaksanakan pekerjaan pembangunan di lapangan.

Pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Nomor Kep/4597/2025 tanggal 9 Desember 2025 tentang pelaksanaan pembangunan jembatan yang bertujuan mendukung mobilisasi dan penyeberangan masyarakat serta anak-anak sekolah.

Dalam program tersebut, di wilayah jajaran Korem 181/PVT terdapat sembilan titik pembangunan jembatan, dua di antaranya berada di Kabupaten Maybrat yakni di Kampung Kumurkek dan Kampung Aisyo.

Adapun pelaksanaan pekerjaan pembangunan jembatan di kedua kampung tersebut dijadwalkan mulai pada Rabu, 8 April 2026, dengan estimasi waktu pengerjaan selama 30 hari atau sekitar satu bulan(Ones).