Maybrat, Papua Barat Daya – Pemerintah Kabupaten Maybrat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan secara resmi melantik Pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Maybrat Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Samu Bah, Distrik Ayamaru, pada Jumat, 28 November 2025.

Pelantikan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Maybrat, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maybrat, para pejabat eselon III dan IV beserta staf, Kapolsek Ayamaru, Danramil Ayamaru, rohaniawan, para anggota Pokdarwis, serta tamu undangan lainnya.

Pokdarwis yang dilantik berasal dari berbagai titik lokasi wisata strategis di Kabupaten Maybrat, di antaranya kawasan pesisir Danau Ayamaru, Danau Uter, Kali Kamundan, dan sejumlah spot wisata lainnya. Pembentukan kelompok ini bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam menata dan mengelola potensi pariwisata secara profesional dan berkelanjutan.

Kelompok Pokdarwis ini melibatkan langsung masyarakat setempat yang tinggal di sekitar lokasi wisata. Setiap kelompok terdiri dari sekitar sepuluh orang anggota, dengan total keseluruhan peserta pelantikan mencapai sekitar 50 orang.

Wakil Bupati Kabupaten Maybrat, Fernando Salossa, S.E., yang memimpin langsung proses pelantikan, dalam arahannya menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah sangat menyambut baik program pembentukan Pokdarwis ini karena dinilai menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

“Pembentukan Pokdarwis ini bukan hanya untuk menata tempat wisata, tetapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian masyarakat lokal,” ujar Fernando Salossa.

Ia juga menyampaikan kepercayaan penuh kepada para pengurus yang baru dilantik untuk mampu menjalankan amanah dan tanggung jawab dengan baik demi kemajuan pariwisata di Kabupaten Maybrat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maybrat, Yohanis Sentuf, S.Pd., M.Pd., dalam arahannya menyatakan pihaknya akan memberikan pelatihan dan bimbingan teknis kepada seluruh anggota Pokdarwis agar mampu mengelola kawasan wisata secara profesional.

“Kelompok yang baru dilantik harus mampu mensosialisasikan potensi wisata Maybrat kepada publik, memberikan informasi yang menarik, sekaligus menjamin keindahan dan keamanan lokasi wisata,” tegasnya.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Maybrat berharap pengelolaan sektor pariwisata dapat semakin tertata, mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Papua Barat Daya.