Sorong, wabumpapua.com– Turnamen sepak bola Cendrawasih Cup I Kota Sorong resmi berakhir pada Sabtu, 13 Desember 2025, setelah partai final yang digelar di Lapangan Bawella, Kota Sorong.

Laga puncak mempertemukan NTD FC melawan Safkom FC. Pertandingan berlangsung sengit sejak peluit awal dibunyikan dan dipimpin langsung oleh wasit Kelvin Rahanera, dengan asisten wasit Martinus Salamuk dan Jois Naa, serta wasit cadangan Alex Samagita. Sementara itu, Fiktor Jauyanan bertindak sebagai inspektur pertandingan.

Pertandingan dimulai pukul 15.00 WIT. Kedua tim langsung tampil menyerang dan saling jual beli serangan. Gol semata wayang pada pertandingan ini tercipta pada menit ke-8 babak pertama, ketika penyerang NTD FC Feri Kareth (nomor punggung 9) berhasil memanfaatkan peluang dengan baik dan mengubah skor menjadi 1-0.

Skor tersebut bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, baik NTD FC maupun Safkom FC terus melancarkan serangan dan menciptakan sejumlah peluang emas. Namun, hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, tidak ada tambahan gol tercipta.

Dengan hasil tersebut, NTD FC keluar sebagai Juara I, disusul Safkom FC sebagai Juara II, Worcit FC sebagai Juara III, dan Puncen FC sebagai Juara IV.

Panitia pelaksana juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang, yakni:

Juara I: Uang pembinaan sebesar Rp30.000.000, piala, dan piagam penghargaan, Juara II: Uang pembinaan sebesar Rp20.000.000, piala bergilir, dan piagam,Dan Juara III: Uang pembinaan sebesar Rp10.000.000, piala bergilir, dan piagam

Selain itu, panitia turut memberikan penghargaan khusus kepada pemain terbaik, top skor, dan kiper terbaik turnamen.

Penutupan Turnamen Cendrawasih Cup I dilakukan secara resmi oleh Pemerintah Kota Sorong, yang diwakili oleh Kepala Dinas Perikanan Kota Sorong, Sahbudin, S.Pd., M.M.

Dalam arahannya, Sahbudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana yang telah menyelenggarakan turnamen dengan baik, aman, dan lancar hingga selesai.

Ia berharap, melalui Turnamen Cendrawasih Cup I ini dapat lahir bibit-bibit pesepak bola berbakat yang kelak mampu mengharumkan nama Kota Sorong, Papua, dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

“Bakat dan talenta anak-anak Sorong tidak perlu diragukan lagi. Dari turnamen-turnamen seperti inilah lahir pemain-pemain nasional, seperti Boaz Solossa, Ortisan Solossa, Ricky Kambuaya, Marthen Tao, dan Nehemia Solossa,” ujarnya.

Turnamen ini pun menjadi momentum penting dalam pembinaan sepak bola usia muda dan pengembangan olahraga di Kota Sorong(Roy Iek).