Kumurkek, WabupPapua.com – Sebanyak 546 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2021 resmi menerima Surat Keputusan (SK) dari Pemerintah Kabupaten Maybrat dalam upacara yang berlangsung di Kumurkek, Selasa (25/2/2026).

Dari total 546 formasi yang diserahkan, terdiri atas CPNS dan PPPK, termasuk PPPK tahap II, dengan dominasi tenaga pendidikan dan kesehatan. Formasi tersebut dinilai sangat strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Maybrat.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Regional XIV Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manokwari, Basuki Ari Wicaksono, S.H., M.M., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Maybrat atas komitmennya merealisasikan penyerahan SK di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Kami merasa bangga dan terharu, karena masih ada beberapa kabupaten/kota yang belum dapat melaksanakan penyerahan SK akibat keterbatasan anggaran. Apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Maybrat ini merupakan langkah yang luar biasa,” ungkap Basuki.

Ia menjelaskan bahwa formasi yang menerima SK hari ini merupakan formasi yang telah lama dinantikan sejak tahun 2021. Proses panjang yang dilalui menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memperjuangkan status para tenaga honorer menjadi ASN.

Basuki menegaskan bahwa sejak diterimanya SK, para penerima secara resmi menyandang status sebagai Aparatur Sipil Negara Republik Indonesia. Status tersebut bukan sekadar kebanggaan, melainkan amanah dan tanggung jawab besar sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.
“Setelah menerima SK, yang ditunggu dari saudara-saudari semua adalah peningkatan kinerja. ASN harus mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta turut membangun Kabupaten Maybrat yang kita cintai,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin kerja, kepatuhan terhadap jam kerja, serta dukungan penuh terhadap program-program pemerintah daerah. Selain itu, para ASN diminta bijak dalam menggunakan media sosial, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menghindari konten yang berpotensi memecah belah persatuan.

Khusus bagi CPNS yang berjumlah sekitar 392 orang, Basuki menyampaikan harapan agar dalam 15 hingga 20 tahun ke depan mereka dapat menjadi generasi penerus birokrasi di Maybrat dan menduduki posisi strategis, seperti kepala UPT maupun pimpinan perangkat daerah.
“Jika disiplin, loyal, dan menunjukkan kinerja yang baik sejak awal, maka ke depan saudara-saudari akan menjadi pemimpin di daerah ini,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, ia memberikan pesan ringan namun bermakna kepada para penerima SK agar tidak terburu-buru memanfaatkan SK untuk keperluan pinjaman di bank.
“Bawa pulang dulu SK-nya, simpan dan syukuri bersama keluarga. Rayakan dengan orang tua dan keluarga sebagai bentuk rasa syukur,” pesannya.

Acara penyerahan SK berlangsung tertib dan penuh haru, disaksikan jajaran pemerintah daerah, keluarga penerima, serta para tamu undangan. Momentum ini menjadi tonggak penting dalam penguatan sumber daya aparatur di Kabupaten Maybrat guna meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat pembangunan daerah (Ones).