Maybrat,Wabumpapua.com – Pemerintah Kabupaten Maybrat mendukung penuh upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui kegiatan Pembinaan dan Penguatan Kapasitas Pengelolaan Pendidikan bagi Kepala Sekolah YPPK–KMS Kabupaten Maybrat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SD YPPK Santo Petrus Ayawasi pada Jumat, (13/3/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala BP3OKP Papua Barat Daya Drs. Ottow Ihalauw, MA, Kapolres Maybrat, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maybrat, Kepala Dinas Sosial, Staf Ahli Bupati Bidang Pendidikan, pimpinan Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik Keuskupan Manokwari–Sorong (YPPK-KMS), serta para kepala sekolah YPPK se-Kabupaten Maybrat.
Dalam sambutan Bupati Maybrat yang dibacakan oleh Sekda, disampaikan bahwa kegiatan pembinaan dan penguatan kapasitas ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan di Kabupaten Maybrat, khususnya pada sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan YPPK-KMS.
Pemerintah Kabupaten Maybrat juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik Keuskupan Manokwari–Sorong yang selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam pelayanan pendidikan, terutama di wilayah terpencil dan pedalaman.
Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam pembangunan daerah dan bangsa. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pendidikan di Papua, termasuk di Kabupaten Maybrat, menjadi prioritas strategis dalam kebijakan pembangunan nasional maupun pembangunan di Tanah Papua.
Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa pemerintah pusat melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) menempatkan pembangunan sumber daya manusia yang unggul sebagai salah satu prioritas utama.
Hal ini sejalan dengan Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua yang menempatkan sektor pendidikan sebagai pilar penting dalam mewujudkan masyarakat Papua yang cerdas, berdaya saing, dan memiliki akses terhadap pendidikan berkualitas.
Selain itu, kebijakan tersebut juga diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua yang memberikan kewenangan lebih besar kepada pemerintah daerah dalam mengelola pembangunan, termasuk sektor pendidikan.
Dalam konteks transformasi pendidikan nasional, implementasi Kurikulum Merdeka juga menjadi perhatian penting. Kurikulum ini memberikan ruang bagi sekolah untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih fleksibel, kontekstual, serta berpusat pada peserta didik. Melalui kurikulum tersebut, sekolah diharapkan mampu mengembangkan pembelajaran yang kreatif, meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, serta mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam proses pembelajaran.
Pemerintah Kabupaten Maybrat juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembangunan pendidikan melalui berbagai langkah strategis, antara lain peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan, penguatan manajemen sekolah, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, penguatan implementasi Kurikulum Merdeka, serta peningkatan kolaborasi antara pemerintah, yayasan pendidikan, dan masyarakat.
Kepada para kepala sekolah, Bupati Maybrat juga berharap agar terus meningkatkan komitmen dan inovasi dalam memimpin sekolah. Kepala sekolah dinilai memiliki peran strategis sebagai pemimpin pembelajaran yang tidak hanya mengelola administrasi sekolah, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan sekolah masing-masing.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Maybrat melalui Sekda secara resmi membuka kegiatan Pembinaan dan Penguatan Kapasitas Pengelolaan Pendidikan Kepala Sekolah YPPK-KMS Kabupaten Maybrat.
“Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Maybrat,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas kepemimpinan para kepala sekolah serta mendorong peningkatan mutu pendidikan guna mewujudkan sumber daya manusia yang unggul di Kabupaten Maybrat(Ones).




komentar terbaru