MAYBRAT, WABUMPAPUA.COM – Pemerintah Kabupaten Maybrat menyerahkan dana kompensasi lahan sebesar Rp1 miliar kepada pemilik hak ulayat untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat di Kampung Tahak Besar, Distrik Aitinyo Utara, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, Rabu (15/4/2026).
Penyerahan dana tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Maybrat, Karel Murafer, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program nasional di bidang pendidikan.
Dana kompensasi ini merupakan hasil kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Maybrat dengan pemilik lahan dari marga Iek seluas 10 hektar. Total nilai kompensasi yang disepakati sebesar Rp2 miliar dan akan dibayarkan dalam dua tahap.
Bupati Maybrat, Karel Murafer, mengatakan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, bersama sejumlah program strategis lainnya seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Garuda.
“Program Sekolah Rakyat ini merupakan program nasional yang wajib dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Dalam keadaan apa pun kita harus siap mendukung dan melaksanakannya,” ujar Karel Murafer.
Ia menjelaskan, selain menyiapkan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat, Pemerintah Kabupaten Maybrat juga telah menyiapkan lahan untuk dapur sehat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di dua lokasi serta lahan untuk pembangunan Koperasi Merah Putih. Namun hingga saat ini pembangunan dari pemerintah pusat masih menunggu realisasi.
Menurutnya, kesiapan daerah dalam menyediakan lahan menjadi salah satu syarat utama agar program pembangunan dari pemerintah pusat dapat segera direalisasikan.
“Hari ini saya sampaikan bahwa jika kita tidak cepat menyiapkan lahan, maka daerah lain bisa mengambil kesempatan tersebut.
Pemerintah Sorong Selatan juga sudah menyiapkan lahan di Sawiat. Jadi kalau kita terlambat, mereka bisa saja mendapat program itu,” katanya disambut tepuk tangan.
Karel Murafer juga menjelaskan bahwa penyerahan dana kompensasi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuannya bersama Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia beberapa waktu lalu, guna membahas rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Maybrat dengan nilai anggaran mencapai sekitar Rp250 miliar.
“Saya dua minggu lalu bersama Bapak Agustinus Kambuaya, anggota DPD RI, bertemu langsung dengan Wakil Menteri Sosial. Pemerintah pusat menyatakan siap membangun Sekolah Rakyat di Kabupaten Maybrat,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat memiliki sejumlah persyaratan, di antaranya pemerintah daerah harus menyiapkan lahan seluas 9 hingga 10 hektar. Kawasan tersebut nantinya akan dibangun sebagai kompleks pendidikan terpadu yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung.
Selain itu, lahan yang disiapkan juga harus sudah melalui proses pelepasan hak ulayat serta dipastikan tidak memiliki persoalan hukum agar pembangunan dapat berjalan lancar.
Penyerahan dana kompensasi lahan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Maybrat Ferdinando Solossa, Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Maybrat, serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat.
Pemerintah Kabupaten Maybrat berharap pembangunan Sekolah Rakyat nantinya dapat meningkatkan akses pendidikan serta kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut(Ones).




komentar terbaru