Sorong Selatan, wabumpapua.com — Anggota DPRD jalur pemilihan bersama anggota DPRK jalur Otonomi Khusus (Otsus) Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya, melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan turun langsung ke lapangan (turlap) di RSUD Scholoo Keyen Teminabuan, Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons terhadap laporan masyarakat terkait pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut yang dinilai masih memiliki sejumlah kekurangan, terutama pada fasilitas penunjang pelayanan kesehatan.

Turut hadir dalam kegiatan sidak tersebut Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sorong Selatan Jimmy M. Kewetare bersama sejumlah anggota lainnya, di antaranya Amram Amelia Watho, SH, Antonius Dahar, S.Pd, Efraim Ugaje, Sahrul, Yuliana Tinopi, Aksamina Momot, Levinus Jafri, serta Abdul Rahman Wahid.

wakil ketua komisi C Antonius Dahar S. Pd saat dihubungi media Papua Sprit melalui sambungan telepon selulernya menyampaikan bahwa tujuan sidak tersebut untuk memastikan rumah sakit memberikan pelayanan yang layak, ramah, dan cepat kepada masyarakat, khususnya bagi Orang Asli Papua (OAP).

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu segera melakukan perbaikan terhadap fasilitas ruang rawat inap, termasuk memastikan ketersediaan tempat tidur, pendingin ruangan (AC), serta menjaga kebersihan ruangan agar pasien merasa nyaman selama menjalani perawatan.

Selain itu, pihaknya juga ingin memastikan ketersediaan tenaga medis dan pasokan obat-obatan yang memadai agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak mengalami hambatan.
“Penanganan darurat harus dilakukan secara cepat. Petugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) juga harus bersikap humanis, cekatan, dan tidak menolak pasien yang membutuhkan pertolongan,” ujarnya.

Antonius Dahar juga menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan dana Otonomi Khusus (Otsus) yang telah dialokasikan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Ia juga meminta agar petugas rumah sakit dapat merespons dengan cepat setiap keluhan masyarakat, termasuk terkait antrean panjang maupun dugaan penolakan pasien atau pelayanan yang kurang optimal.

Melalui momentum sidak ini, pihak DPRD dan DPRK berharap manajemen RSUD Scholoo Keyen Teminabuan segera melakukan pembenahan secara menyeluruh agar pelayanan kesehatan semakin baik dan mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat di Kabupaten Sorong Selatan(Roy Iek).