YERUSALEM, WABUPPAPUA.COM – Tokoh Kristen Papua, Fred Athaboe, melalui surat tertanggal 18 Juni 2026 mengajak seluruh umat Kristen di Tanah Papua untuk terus mendoakan pertobatan dan keselamatan bangsa Yahudi serta memperkuat hubungan rohani dengan gereja-gereja di Yerusalem dan Israel.
Dalam surat yang disampaikan kepada jemaat, Fred Athaboe mengawali pesannya dengan mengucapkan selamat beribadah kepada seluruh umat Kristen di Papua. Ia menegaskan pentingnya doa bagi bangsa Yahudi dan Israel sebagai bagian dari panggilan iman umat percaya.
Menurut Athaboe, pesan tersebut berakar pada pengalaman rohaninya yang dikenal sebagai “Visiun Athena Tahun 1985”. Dalam visiun tersebut, ia meyakini bahwa Tuhan Yesus memberikan pesan kepada umat-Nya di Papua agar senantiasa mendoakan Israel dan bangsa Yahudi.
“Visiun Athena merupakan peringatan sekaligus pedoman rohani bagi Orang Asli Papua untuk tetap menjaga hubungan dengan Tuhan dan menghormati umat pilihan-Nya,” tulis Athaboe dalam surat tersebut.
Ia menjelaskan bahwa sembilan tahun setelah menerima visiun tersebut, dirinya melakukan kunjungan pertama ke Yerusalem pada 18 Maret 1994.
Kunjungan itu dilakukan untuk membuka hubungan kemitraan rohani dengan Gereja Anak Domba di Gunung Sion, sebuah gereja Yahudi Mesianik yang berada di Yerusalem.
Athaboe menilai bahwa hubungan antara gereja-gereja di Papua dan gereja-gereja di Yerusalem memiliki arti penting karena Yerusalem merupakan pusat sejarah keselamatan dalam iman Kristen. Ia menguraikan berbagai peristiwa penting dalam kehidupan Yesus Kristus yang terjadi di Yerusalem, mulai dari penyaliban, kematian, kebangkitan, kenaikan ke surga, hingga pencurahan Roh Kudus pada hari Pentakosta.
Selain itu, ia menegaskan bahwa bangsa Yahudi memiliki tempat penting dalam sejarah keselamatan sebagaimana tertulis dalam Alkitab. Karena itu, umat Kristen diminta untuk tidak bersikap sombong terhadap bangsa Yahudi, melainkan menunjukkan penghormatan dan kasih sebagaimana diajarkan dalam Kitab Suci.
Dalam suratnya, Athaboe juga menyoroti hubungan kemitraan yang telah terjalin selama puluhan tahun antara gereja-gereja di Papua dengan Gereja Anak Domba di Gunung Sion di Yerusalem. Ia menyebut bahwa hubungan tersebut telah berjalan baik selama lebih dari tiga dekade dan memberikan dampak positif bagi pelayanan gereja di Papua.
Athaboe mengapresiasi langkah Badan Pekerja Harian Sinode Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) yang pada tahun 2007 secara resmi membuka kemitraan dengan gereja tersebut. Menurutnya, hubungan tersebut turut mendukung perkembangan pelayanan GIDI yang kini telah melayani di berbagai daerah di Indonesia bahkan mengutus misionaris ke sejumlah negara.
Menutup suratnya, Fred Athaboe menyampaikan doa dan harapan agar seluruh umat Kristen di Papua senantiasa diberkati Tuhan serta tetap setia dalam iman, doa, dan pelayanan.
“Kiranya Tuhan Yesus senantiasa memberkati seluruh umat-Nya di Tanah Papua dengan kasih karunia dan kelimpahan berkat-Nya,” tulis Athaboe dalam pesannya(ones).




komentar terbaru