MAYBRAT, WABUMPAPUA.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Barisan Merah Putih (BMP) Kabupaten Maybrat bersama Koramil 1809-04/Aitinyo menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan kepada siswa-siswi SMAN 1 Aitinyo, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, cinta tanah air, kedisiplinan, serta semangat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di kalangan generasi muda.
Ketua DPC BMP Kabupaten Maybrat, Yonathan Howai, S.IP., dalam sambutannya menyampaikan bahwa para siswa SMAN 1 Aitinyo merupakan generasi emas yang memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Kabupaten Maybrat maupun Indonesia.
Ia mengajak para siswa untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, menjaga persatuan dan kesatuan, mengutamakan musyawarah untuk mufakat, hingga memperjuangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Generasi muda Kabupaten Maybrat ke depan harus memiliki kualitas yang baik dan mampu bersaing dengan generasi muda di seluruh Indonesia,” ujar Yonathan.
Menurutnya, pemahaman wawasan kebangsaan sangat penting bagi generasi muda agar memiliki rasa cinta tanah air, berkarakter, serta memiliki semangat untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.
Yonathan juga mengajak seluruh siswa untuk bersama-sama menjaga persatuan, keamanan dan kedamaian serta turut membangun Kabupaten Maybrat yang makmur, aman dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara itu, Danramil 1809-04/Aitinyo, Kapten Inf. Beni Howay, dalam penyampaian materi menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan cara pandang sebagai satu bangsa yang menyadari adanya keberagaman, namun tetap bersatu dalam ikatan NKRI.
Ia menegaskan bahwa kepentingan bangsa dan negara harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Menurutnya, Pancasila merupakan dasar dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara sekaligus menjadi perekat bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Kapten Beni juga menjelaskan pentingnya kecintaan terhadap tanah air yang salah satunya dapat diwujudkan melalui penghormatan terhadap Bendera Merah Putih. Warna merah melambangkan keberanian dan semangat pengorbanan, sedangkan warna putih melambangkan kesucian niat dan ketulusan hati.
“Cinta tanah air juga dibuktikan dengan kedisiplinan. Dengan taat aturan, tepat waktu dan bertanggung jawab atas setiap tindakan, kita melatih diri menjadi pribadi yang kuat dan dapat diandalkan,” jelasnya.
Ia berpesan kepada para siswa agar menjadikan nilai-nilai Pancasila, penghormatan terhadap Merah Putih dan kedisiplinan sebagai bekal untuk menjadi generasi hebat sekaligus calon pemimpin masa depan yang mampu membawa Kabupaten Maybrat dan Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.
Dalam kegiatan tersebut, Kapten Beni juga memberikan perhatian terhadap bahaya penyalahgunaan minuman beralkohol dan narkoba. Para siswa diingatkan untuk menjauhi narkoba karena penyalahgunaannya dapat merusak kesehatan, mengganggu masa depan serta menghancurkan cita-cita generasi muda.

Selain itu, siswa juga diminta bijak dalam menggunakan media sosial dengan menyaring setiap informasi yang diterima dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan pergaulan maupun informasi negatif yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Kepala SMAN 1 Aitinyo, Yermika Ursina Anto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPC BMP Kabupaten Maybrat dan Koramil 1809-04/Aitinyo yang telah melaksanakan kegiatan tersebut.
Menurut Yermika, materi wawasan kebangsaan yang diberikan sangat relevan dengan upaya pembentukan karakter siswa di lingkungan sekolah.
Ia mengatakan, nilai-nilai yang disampaikan dalam kegiatan tersebut juga sejalan dengan pembinaan karakter yang selama ini diberikan kepada para siswa.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti pada hari ini, tetapi dapat terus dilaksanakan pada masa yang akan datang. Kami juga berharap dukungan terhadap anak-anak kami yang memiliki cita-cita dan harapan besar dapat terus diberikan,” ungkap Yermika.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan generasi muda, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis bantuan paket perlengkapan belajar kepada siswa-siswi SMAN 1 Aitinyo oleh DPC BMP Kabupaten Maybrat.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan belajar siswa sekaligus menjadi motivasi agar mereka semakin bersemangat dalam menempuh pendidikan dan mengejar cita-cita.
Kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan dan pemberian bantuan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara organisasi masyarakat, TNI dan pihak sekolah dalam membentuk generasi muda Maybrat yang berkarakter, disiplin, berprestasi, mencintai tanah air serta mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa(Ones).




komentar terbaru