Belanda, Wabumpapua.com — Fred Athaboe, S.H., kembali menyerukan kepada umat Tuhan di Tanah Papua untuk terus mendoakan pertobatan dan keselamatan bagi bangsa Yahudi dan Israel melalui gerakan doa yang disebut sebagai Visiun Athena.
Seruan tersebut disampaikan Fred Athaboe melalui surat tertanggal 31 Agustus 2026 yang ditujukan kepada saudara, saudari, dan anak-anak yang dikasihinya dalam Tuhan Yesus Kristus. Dalam surat tersebut, ia menyampaikan sukacita dapat kembali berkomunikasi sekaligus mengajak umat Tuhan di Papua untuk tetap tekun dalam doa.
Fred menjelaskan bahwa gerakan berdoa untuk Israel di Tanah Papua dipandangnya memiliki kemiripan dengan sejarah awal pekabaran Injil yang dilakukan para rasul dan murid-murid Tuhan Yesus di Yerusalem dan Israel. Menurutnya, meskipun menghadapi berbagai tantangan dan perlawanan, para rasul tetap gigih memberitakan Injil dan keselamatan kepada bangsa Yahudi maupun bangsa-bangsa lain.
Ia juga menyinggung peran Rasul Paulus yang sebelumnya dikenal sebagai Rabi Saul. Dalam suratnya, Fred menyebut Paulus sebagai tokoh yang kemudian memberitakan Injil Tuhan Yesus kepada bangsa-bangsa non-Yahudi di wilayah Kekaisaran Romawi.
Dalam pandangannya, kekuatan utama dalam pemberitaan Injil adalah Roh Kudus yang memberikan kuasa dan kemampuan kepada orang-orang percaya untuk menyampaikan firman Tuhan. Ia kemudian menghubungkan keyakinan tersebut dengan gerakan Visiun Athena yang kini terus didorong kepada umat Tuhan di Tanah Papua.
Fred mengatakan bahwa Visiun Athena membutuhkan waktu untuk bertumbuh dalam hati setiap orang Kristen yang mendengar, menerima, dan melaksanakan firman Tuhan yang disampaikan melalui gerakan tersebut.
Ia juga menyebut 31 Januari 1985 sebagai tanggal yang menurutnya telah ditetapkan dalam apa yang disebutnya sebagai Musyawarah Tuhan Elohim di Surga untuk memberikan perintah kepada umat-Nya di Tanah Papua agar senantiasa mendoakan pertobatan dan keselamatan bagi bangsa Israel.
Menurut Fred, Visiun Athena merupakan bagian dari apa yang diyakininya sebagai proyek akhir zaman Tuhan Elohim untuk menyelamatkan umat Israel. Ia menyatakan bahwa umat Tuhan di Papua dilibatkan untuk mendoakan dan memberkati bangsa Yahudi dan Israel agar mereka bertobat, percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, dan memperoleh keselamatan.
Fred menegaskan bahwa tugas tersebut, menurut keyakinannya, bukan diterima dari manusia, melainkan berasal dari Tuhan Yesus. Karena itu, ia mengajak gereja dan umat Tuhan di Papua untuk memberikan perhatian terhadap pesan Visiun Athena serta terus melaksanakan doa bagi Israel.
Di akhir suratnya, Fred memberikan penghargaan kepada para hamba Tuhan dan umat Tuhan yang selama ini telah menerima dan melaksanakan pesan Visiun Athena di Tanah Papua. Ia menyebut mereka sebagai para perintis yang menjalankan perintah firman Tuhan melalui gerakan tersebut.
Fred Athaboe kemudian menyampaikan salam dan ajakan agar umat Tuhan tetap berdoa bagi pertobatan dan keselamatan Israel serta bangsa Yahudi. Surat tersebut ditutup dengan salam hangat dalam Kristus dari Fred Athaboe, S.H., yang dalam dokumen tersebut mencantumkan Nieuwegein, 30 Agustus 2026(Ones) .




komentar terbaru