Mosun, Wabumpapua.Com – Umat Katolik Stasi Santo Agustinus Mosun bersama panitia pembangunan gereja dan panitia perayaan Natal menggelar rapat akbar untuk mematangkan berbagai persiapan pembangunan gereja, peletakan batu pertama, serta perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Rapat yang berlangsung di Mosun, Minggu (8/11/2026), tersebut dihadiri lebih dari 100 peserta yang terdiri atas keluarga besar Mosun Raya serta sejumlah undangan dari luar wilayah Mosun.
Kegiatan diawali dengan perayaan Misa Kudus pada pukul 09.00 WIT. Setelah misa, umat melanjutkan kegiatan dengan tradisi gelar tikar sebagai bentuk kebersamaan sekaligus penggalangan dana secara spontan untuk mendukung pembangunan gereja.
Melalui aksi tersebut, panitia pembangunan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp30.326.000. Dana tersebut merupakan bentuk kepedulian dan partisipasi umat dalam mewujudkan pembangunan rumah ibadah Stasi Santo Agustinus Mosun.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi antara panitia pembangunan gereja dan panitia perayaan Natal guna membahas perkembangan persiapan, program kerja, serta agenda kegiatan menjelang akhir tahun. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama pada pukul 15.00 WIT.

Ketua Panitia Pembangunan Gereja, Paskalis H. Korain, dalam arahannya menyampaikan sejumlah tahapan persiapan teknis pembangunan, evaluasi pekerjaan panitia, serta pemantapan jadwal kegiatan yang telah direncanakan.
Ia mengajak seluruh keluarga besar Mosun Raya, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan, untuk turut mengambil bagian dalam mendukung pembangunan gereja.
Menurutnya, partisipasi seluruh keluarga besar Mosun Raya sangat dibutuhkan, terutama melalui berbagai kegiatan penggalangan dana yang akan dilaksanakan panitia.
“Kami sangat mengharapkan kehadiran seluruh keluarga besar Mosun Raya, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan, untuk pulang dan berkumpul bersama panitia. Mari kita ambil bagian dalam momen gelar tikar bersama,” ujarnya.
Paskalis juga menjelaskan bahwa panitia akan mengembangkan berbagai bentuk penggalangan dana kreatif, di antaranya penjualan baju panitia, kalender rohani, dan atribut lainnya untuk mendukung pembangunan rumah Tuhan.
Sementara itu, Ketua Panitia Perayaan Natal, Yance Tenau, mengatakan bahwa fokus utama panitia saat ini adalah mengoptimalkan kegiatan pencarian dana guna menunjang seluruh rangkaian perayaan Natal, Tahun Baru, serta agenda peletakan batu pertama pembangunan gereja.
Ia berharap seluruh umat dapat memberikan dukungan dan berpartisipasi aktif dalam menyukseskan agenda tersebut.
“Fokus utama kami saat ini adalah mengoptimalkan agenda pencarian dana guna menunjang kelancaran seluruh rangkaian perayaan Natal dan peletakan batu pertama. Oleh karena itu, kami sangat memohon dukungan penuh dari seluruh umat,” ungkap Yance.
Adapun sejumlah program penggalangan dana yang disepakati dalam rapat tersebut meliputi pembagian amplop kasih kepada setiap keluarga dengan target sumbangan sukarela mulai dari Rp100.000, kegiatan kerja kas bersama, serta pelaksanaan gelar tikar lanjutan.

Wakil Ketua Panitia Pembangunan Gereja Katolik Stasi Santo Agustinus Mosun, Alexander Taa, turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh umat serta para donatur yang telah memberikan dukungan bagi pembangunan gereja.
Ia mengajak keluarga besar Mosun Raya yang belum berkesempatan hadir agar tetap dapat berpartisipasi melalui penyaluran sumbangan kasih secara langsung maupun melalui rekening resmi panitia pembangunan gereja.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi aktif umat sekalian. Bagi para donatur dan keluarga besar yang berhalangan hadir, kami membuka pintu seluas-luasnya untuk menyalurkan sumbangan kasih demi kelancaran pembangunan rumah Tuhan ini,” kata Alexander.
Dalam rapat tersebut, panitia juga mematangkan sejumlah agenda besar yang akan dilaksanakan pada Desember 2026 hingga awal Januari 2027.
Pada 15–20 Desember 2026, akan dilaksanakan berbagai kegiatan hiburan rakyat sebagai momentum mempererat persatuan dan memperkuat tali persaudaraan keluarga besar Mosun Raya.
Selanjutnya, pada 24 Desember 2026 hingga 1 Januari 2027, akan dilaksanakan rangkaian perayaan Natal, acara peletakan batu pertama pembangunan Gereja Katolik Stasi Santo Agustinus Mosun, serta perayaan pergantian Tahun Baru 2027.
Panitia berharap seluruh rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum pembangunan sarana ibadah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, dan perdamaian di tengah keluarga besar Mosun Raya.

Melalui momentum Natal 2026 dan peletakan batu pertama pembangunan gereja, seluruh masyarakat Mosun Raya diharapkan dapat mengesampingkan perbedaan serta kepentingan pribadi demi mewujudkan persaudaraan yang kuat dan kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
Rapat akbar tersebut menjadi wujud nyata komitmen umat Katolik Stasi Santo Agustinus Mosun dalam membangun rumah ibadah sekaligus mempererat persatuan keluarga besar Mosun Raya di Tanah Srahwata.
Dengan semangat gotong royong, dukungan para donatur, serta keterlibatan seluruh umat, panitia optimistis rencana pembangunan Gereja Katolik Stasi Santo Agustinus Mosun dapat berjalan dengan baik dan menjadi warisan iman bagi generasi mendatang;ujarnya (Barto korain).




komentar terbaru