MaybratMaybrat ,wabumpapua.com– Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Papua Barat Daya saat ini berada di Kabupaten Maybrat untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengelolaan keuangan daerah. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Maybrat, Karel Murafer.Menurut Bupati, pemeriksaan difokuskan pada penggunaan Dana Ketahanan Pangan yang dikelola oleh para kepala kampung melalui Dana Desa, serta bantuan pangan yang ditangani oleh Dinas Ketahanan Pangan sepanjang tahun 2024 Serta pemeriksaan terperinci terhadap OPD terkait. “BPK sudah turun langsung ke Kabupaten Maybrat untuk melakukan pemeriksaan, baik terhadap kepala kampung terkait dana ketahanan pangan maupun dinas teknis. Pemeriksaan ini penting agar kita tahu sejauh mana pelaksanaan program tersebut berjalan sesuai aturan,” jelas Bupati Karel Murafer.Selain itu, BPK juga tengah melakukan pemeriksaan terperinci terhadap sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sebelumnya menjadi temuan dalam laporan keuangan tahun 2024. Fokus pemeriksaan yakni apakah kerugian negara yang ditemukan sudah dikembalikan atau belum.“Kalau memang belum ada pengembalian, maka yang bersangkutan akan berurusan dengan pihak berwajib. Ini bagian dari penegakan disiplin dan tanggung jawab dalam pengelolaan anggaran,” tegas Bupati.Ia menambahkan, kehadiran BPK di Maybrat merupakan langkah penting untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah. Pemerintah Kabupaten Maybrat pun menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh proses pemeriksaan tersebut.“Harapan saya, semua kepala kampung, OPD, dan dinas terkait bisa kooperatif, terbuka, dan bertanggung jawab. Karena pengelolaan anggaran ini menyangkut kepentingan masyarakat luas,” tutupnya.