Maybrat, wabumpapua.com — Pemerintah Kabupaten Maybrat terus berupaya menekan angka stunting yang masih tinggi. Melalui Dinas Perikanan dan Peternakan, Pemkab Maybrat menyalurkan bantuan 4.000 kilogram (4 ton) ikan lele konsumsi bagi 270 peserta stunting yang tersebar di 13 wilayah prioritas penanganan stunting.kegiatan Lounching yang berlangsung dihalaman kantor Bupati Maybrat, Selasa (23/9/2025).

Kegiatan tersebut secara resmi dilaunching oleh Wakil Bupati Maybrat, Ferdinando Solossa, yang menegaskan bahwa program ini menjadi bentuk keseriusan pemerintah dalam meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak-anak.

“Stunting adalah masalah serius di Kabupaten Maybrat. Dengan program bantuan ikan lele ini, pemerintah ingin memastikan bahwa anak-anak mendapatkan asupan protein hewani yang cukup untuk mendukung tumbuh kembang mereka,” ujar Wakil Bupati dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Maybrat, Stefanus Kocu, menjelaskan bahwa ikan lele yang dibagikan merupakan hasil budidaya dari Balai Benih Ikan Haus. “Tahun ini kami siapkan 4 ton ikan lele konsumsi. Bantuan ini akan disalurkan bertahap kepada 270 peserta stunting berdasarkan data Dinas Kesehatan dan BKKBN. Harapannya, konsumsi ikan ini bisa menjadi tambahan gizi keluarga,” ungkapnya.

Ia menambahkan, distribusi ikan dilakukan secara langsung ke distrik dan puskesmas dengan melibatkan lintas sektor, agar penyalurannya tepat sasaran.

“Kami butuh dukungan kepala distrik, kepala puskesmas, hingga kader posyandu agar data penerima sesuai dengan kondisi lapangan,” imbuh Stefanus.

Wakil Bupati Maybrat juga menekankan pentingnya sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk PKK, BKKBN, Dinas Kesehatan, serta organisasi masyarakat, dalam mempercepat penurunan angka stunting. “Kita harus memiliki satu data yang akurat, menyusun rencana aksi yang terukur, dan mengevaluasi progres setiap tahun. Jika kolaborasi berjalan baik, maka target penurunan stunting hingga zero bisa tercapai,” tegasnya.

Selain intervensi gizi, pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, akses air bersih, serta sanitasi yang baik sebagai faktor pendukung kesehatan keluarga.

Melalui program ini, Pemkab Maybrat berharap angka stunting dapat menurun secara signifikan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan sehat dan bergizi seimbang.