Maybrat, wabumpapua.com — Bupati Kabupaten Maybrat, Karel Murafer, S.H., M.A., menegaskan komitmen kuat Pemerintah Daerah dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah-wilayah tertinggal seperti Aifat Raya, Aitinyo, dan Mare. Hal tersebut disampaikan saat mendampingi Danrem 181/PVT Sorong, Brigjen TNI Slamet Riadi, S.I.P., dalam kegiatan penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat di Kampung Ayata, Distrik Aifat Tengah, Selasa (7/10/2025).

Dalam sambutan Bupati Maybrat Karel menyampaikan apresiasi atas kunjungan perdana Brigjen TNI Slamet Riadi ke wilayah Kabupaten Maybrat, yang dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat pedalaman.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Danrem yang baru pertama kali datang ke Maybrat dan langsung memilih Kampung Ayata sebagai lokasi kunjungan. Ini menunjukkan kepedulian luar biasa dari TNI terhadap masyarakat kami,” ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa kondisi keamanan di Kabupaten Maybrat saat ini aman dan kondusif, berkat sinergi yang kuat antara TNI, Polri, dan jajaran pemerintah daerah.

“Situasi keamanan 1×24 jam di Maybrat dalam keadaan aman. Ini semua berkat kolaborasi erat antara aparat keamanan yang terus bersinergi menjaga wilayah ini,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karel menegaskan bahwa arah kebijakan pembangunan saat ini difokuskan pada wilayah-wilayah yang masih tertinggal, terutama di daerah terpencil dan perbatasan.

“Pemerintah daerah saat ini memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan layanan dasar di kampung-kampung yang masih tertinggal seperti Aifat Raya, Aitinyo bagian pantai, dan Mare Raya. Ini adalah wujud komitmen kami dalam pemerataan pembangunan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati meminta dukungan penuh dari jajaran TNI, khususnya Korem 181/PVT, untuk membantu menjaga stabilitas keamanan, agar proses pembangunan bisa berjalan tanpa gangguan dan hasilnya dapat dirasakan masyarakat secara menyeluruh.

“Kami berharap dukungan dari Bapak Danrem dan seluruh jajaran TNI untuk terus bersinergi menjaga keamanan. Karena pembangunan hanya bisa berjalan baik jika stabilitas terjamin. Tujuan kita adalah kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

Kegiatan penyaluran bantuan sosial di Kampung Ayata juga menjadi simbol kehadiran negara di wilayah pedalaman Papua Barat Daya. Momen ini menunjukkan bahwa pemerintah bersama TNI hadir untuk menyapa, mendengar, dan melayani masyarakat hingga ke pelosok.

Pernyataan Bupati Karel mencerminkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Maybrat dalam mendorong pemerataan pembangunan dan memperkuat kerja sama lintas sektor demi mewujudkan kemajuan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.