Athena, WabumPapua.com — Sebuah pesan rohani yang dikenal sebagai “Visiun di Athena” kembali menjadi bahan perenungan di kalangan umat Kristen. Dalam visi tersebut, disampaikan pesan tentang pentingnya berdoa bukan hanya untuk diri sendiri, keluarga, atau bangsa, tetapi juga bagi umat Israel sebagai bagian dari rencana keselamatan Tuhan bagi seluruh bangsa di muka bumi.

Pesan ini merujuk pada Firman Tuhan kepada Abram (Abraham) yang tertulis dalam Kejadian 12:3, di mana Tuhan berfirman:

“Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”

Ayat ini menjadi dasar keyakinan bahwa berkat Tuhan mengalir melalui umat pilihan-Nya dan dapat dirasakan oleh bangsa-bangsa lain yang turut mendukung dan mendoakan Israel.

Dalam Visiun di Athena yang diterima pada Kamis, 31 Januari 1985, disampaikan bahwa Tuhan Yesus menegur seorang hamba-Nya, Fred, yang dalam doanya lebih banyak berfokus pada kepentingan pribadi dan bangsanya sendiri.

Dalam penglihatan itu, Tuhan Yesus berkata:

“Fred, mengapa engkau terlalu mementingkan dirimu sendiri? Mengapa engkau berdoa tiap-tiap hari hanya untuk dirimu sendiri, untuk keluargamu sendiri, dan untuk bangsamu sendiri? Mengapa engkau tidak berdoa untuk umat-Ku Israel?”

Pesan tersebut menekankan pentingnya mendoakan umat Israel, karena menurut penglihatan itu, jika umat Israel bertobat dan percaya kepada Tuhan, maka berkat Tuhan akan tercurah juga bagi bangsa-bangsa lain.

Tuhan Yesus dikisahkan berfirman lebih lanjut:

“Berdoalah bagi umat-Ku Israel, maka Aku akan memberkati engkau dan keluargamu serta bangsamu bersama-sama dengan umat-Ku Israel.”