Nieuwegein, Belanda — wabumpapua.com Bapak Fred Athaboe, SH, seorang pengajar firman Tuhan asal Papua yang kini berdomisili di Nieuwegein, Belanda, kembali membagikan pesan rohaninya kepada umat Kristiani di seluruh dunia melalui renungan berjudul Pelajaran 15 pada 25 Oktober 2025. Dalam pesan tersebut, ia menegaskan pentingnya hidup dalam kasih, ketaatan, dan iman kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai satu-satunya jalan keselamatan dan kebenaran kekal.
Dalam pembukaannya, Fred Athaboe menyampaikan ucapan syukur kepada Tuhan Yesus yang senantiasa menyertai umat-Nya melalui kuasa Roh Kudus. Ia berdoa agar setiap orang percaya semakin mengenal, mengasihi, dan taat kepada Tuhan Yesus, karena Dialah tujuan utama dan terbesar dari kehidupan manusia.
Lebih lanjut, Fred menjelaskan tentang perbedaan antara kebenaran berdasarkan Hukum Taurat dan kebenaran melalui iman kepada Yesus Kristus. Menurutnya, hukum Taurat yang berisi 613 perintah hanya berfungsi untuk menyatakan dosa manusia dan menuntun manusia kepada Kristus, Sang Juruselamat sejati.
“Tujuan utama dari Hukum Taurat adalah untuk menyatakan dosa kepada manusia, sekaligus menunjuk kepada Tuhan Yesus Kristus yang telah mengerjakan keselamatan-Nya yang kekal bagi setiap orang yang percaya,” tulisnya.
Ia menegaskan bahwa setelah Yesus Kristus menyelesaikan karya keselamatan-Nya di kayu salib, seluruh sistem kurban dan pelayanan keimaman dalam Kitab Imamat tidak lagi berlaku bagi umat Kristen. Sebab, Yesus sendiri telah menjadi korban yang sempurna dan terakhir bagi pengampunan dosa manusia.
Mengutip Roma 10:4, Fred Athaboe menuliskan: “Kristus adalah kegenapan hukum Taurat untuk kebenaran bagi setiap orang yang percaya.”
Ayat ini, menurutnya, menegaskan bahwa kebenaran tidak lagi diperoleh melalui usaha manusia menaati hukum, melainkan melalui iman kepada Yesus Kristus. Dengan percaya kepada-Nya, manusia dibenarkan, disucikan oleh darah Kristus, dan menerima Roh Kudus yang tinggal dalam hati orang percaya.
Fred juga menyoroti bahwa mereka yang menolak untuk percaya kepada Yesus Kristus tetap hidup di bawah beban hukum Taurat dan harus berusaha sendiri menaati seluruh perintahnya. Sebaliknya, bagi orang percaya, Roh Kuduslah yang menuntun dan memampukan untuk hidup sesuai kehendak Allah.
“Kita memiliki Tuhan Yesus sebagai Imam Besar Agung di surga. Darah-Nya selalu tersedia untuk menyucikan kita dari semua dosa. Roh Kudus yang sama dengan Roh Allah hidup di dalam kita, dan Ia akan menyertai kita selama-lamanya,” tulisnya dalam pesan tersebut.
Di akhir renungannya, Fred Athaboe mengirimkan salam damai dan berkat bagi seluruh umat Tuhan di mana pun berada, agar terus hidup dalam kasih, iman, dan ketaatan kepada Kristus yang adalah sumber keselamatan kekal.
“Tuhan Yesus dalam Elohim Bapa Yang Kekal di surga, dan dalam Roh Kudus yang hidup di dalam kita, selalu memberkati Anda semua bersama keluarga Anda,” tutupnya.




komentar terbaru